LANGIT7.ID, Jakarta - lam rangka menyambut peringatan Hari Santri 2021, Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, akan menggelar Pameran Pesantren Virtual atau Pesantren Virtual Exhibition.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani menjelaskan, Pesantren Virtual Exhibition adalah ajang pameran pesantren berbasis online. Masyarakat nantinya dapat mengunjungi ratusan
booth pesantren dari berbagai daerah di tanah air hanya melalui gadget.
“Di tengah situasi pandemi Covid-19, pameran virtual yang berisi stand pesantren ini relevan untuk mempromosikan kepada publik tentang profil pesantren, pendaftaran santri baru, informasi beasiswa, karya kitab/buku, produk-produk bernilai ekonomi seperti komoditas, jasa, fashion, maupun inovasi teknologi yang sedang dikembangkan,” kata Ali Ramdhani melalui laman resmi Kemenag, Jumat (27/8/2021).
Dia berharap, para pengelola pesantren maupun lembaga pendidikan keagamaan Islam dapat segera mendaftarkan lembaganya dalam pameran ini. Di antara tujuannya yaitu untuk mengembangkan mutu pendidikan pesantren dan memulihkan roda perekonomian selama masa pandemi.
Pada kesempatan sama, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Waryono menambahkan, peringatan Hari Santri 2021 masih dalam suasana pandemi. Sehingga, pihaknya mendorong kalangan pesantren tetap tangguh untuk berkhidmat dan berinovasi untuk masyarakat, di antaranya melalui Pesantren Virtual Exhibition.
“Peserta pameran virtual ini harus berasal dari lembaga pesantren atau lembaga pendidikan keagamaan Islam dan lembaga mitra yang memenuhi syarat untuk bergabung. Panitia nantinya akan menyeleksi para peserta yang berhak bergabung dalam event ini,” ujar Waryono.
Ia menambahkan, peserta yang masuk seleksi akan mendapatkan booth virtual. Di dalamnya akan dipasang nama dan logo pesantren/lembaga pendidikan beserta informasi lain yang ditampilkan secara digital melalui berbagai banner dan ikon yang disediakan.
Kegiatan Pesantren Virtual Exhibition ini tidak dipungut biaya atau gratis. Bagi booth terbaik dan booth dengan kunjungan terbanyak akan mendapatkan hadian ratusan juta rupiah. Lembaga yang berminat, silakan mengunduh panduannya melalui https://s.id/PanduanPVE untuk informasi tentang syarat dan ketentuan peserta.

(jqf)