Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Kanker Payudara Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia

fajar adhitya Jum'at, 24 Maret 2023 - 19:32 WIB
Kanker Payudara Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia
Ilustrasi. Foto: Langit7/iStock.
LANGIT7.ID, - Jakarta - Direktur Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) , dr Eva Susanti, menuturkan kematian tertinggi di dunia hampir 70 persen disebabkan oleh penyakit kanker terutama pada negara-negara berkembang seperti Indonesia.

Fakta tersebut diungkapkan Globocan 2020, yang menyebut kanker payudara masih menjadi jenis kanker tertinggi yang ditemukan di Indonesia. Riset tersebut menemukan 65.858 kasus baru (16,6%) dengan jumlah kematian akibat kanker payudara sebanyak 22.430 (9,6%).

Baca juga: Khasiat Buah Tin dan Zaitun, Cegah Kanker hingga Percantik Kulit

“Ini sangat disayangkan karena sesungguhnya 30-50 persen kematian akibat kanker dapat dicegah dengan cara menghindari faktor resiko dan melakukan deteksi dini secara berkala dan tetap melakukan gaya hidup sehat,” tutur dr Eva dalam siaran pers, dikutip Kamis (23/3/2023).

Hal tersebut disampaikan Eva pada acara penutupan Pilot Project Extension of Community Healthcare Outcomes (ECHO) Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) bersama Komunitas Peduli Kanker Payudara (KPKP) Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (23/3/2023).

Direktur Utama Rumah Sakit Kanker Dharmais, dr R Soeko Werdi Nindito D, MARS juga mengungkapkan kegiatan Pilot Project ECHO ini merupakan bentuk edukasi untuk para nakes dan masyarakat khususnya di Kabupaten Tangerang dalam menangani pasien kanker payudara.

Baca juga: Hari Kanker Anak Sedunia: Mengenal Mitos yang Beredar tentang Kanker

Sebagai informasi, data di Kabupaten Tangerang, kasus kanker payudara berjumlah 4.289 kasus. Mayoritas pasien kanker payudara datang berobat ke rumah sakit sudah dalam stadium lanjut.

“Kegiatan Pilot Project ECHO ini merupakan suatu bentuk edukasi yang baru pertama kali dilaksanakan oleh komunitas dalam hal ini Yayasan Kanker Payudara Indonesia. Ini merupakan langkah yang luar biasa yang dilakukan oleh YKPI dengan harapan agar segera dapat diketahui kanker payudara stadium dini,” ungkap dr. Soeko.

Soeko menerangkan adanya Pilot Project ECHO ini sangat bermanfaat untuk para nakes dan masyarakat di Kabupaten Tangerang khususnya dalam menangani pasien kanker payudara.

Tetapi, untuk melakukan penanganan kanker payudara ini perlu adanya kolaborasi antara pemerintah, swasta, organisasi kemasyarakatan, komunitas dan masyarakat,” tambahnya.

Baca juga: Kanker Serviks Jadi Sebab Kematian Tertinggi Wanita, Cegah dengan HPV

Terkait itu, Yayasan Kanker Payudara Indonesia bekerja sama dengan Komunitas Peduli Kanker Payudara (KPKP) Kabupaten Tangerang menyelenggarakan Pilot Project ECHO di Kabupaten Tangerang.

Tujuan program ini untuk meningkatkan kemampuan melakukan deteksi dini kanker payudara untuk para tenaga kesehatan, kader kesehatan dan masyarakat perempuan di Kabupaten Tangerang melalui telementoring dan pelatihan terstruktur.

Proyek ECHO yang dilakukan YKPI ini baru pertama kali dilakukan oleh suatu lembaga swadaya masyarakat. Ini merupakan perluasan dari Pilot Project Echo Rumah Sakit Kanker Dharmais (RSKD) yang sejalan dengan rencana pembentukan RSKD sebagai Pusat Kanker Nasional oleh Kemenkes.

Sementara Ketua Yayasan Kanker Payudara Indonesia Linda Agum Gumelar mengatakan pelaksanaan Pilot Project ECHO ini merupakan terobosan baru bagi YKPI khususnya dalam sosialisasi dan edukasi tentang beberapa materi yang berkaitan tentang kanker payudara.

Tak hanya itu, Linda juga berharap setelah terselenggaranya kegiatan Pilot Project ECHO ini peserta bisa tetap melanjutkan edukasi dan sosialisasi tentang penyakit kanker payudara agar angka penyakit kanker payudara di Indonesia dapat berkurang.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)