LANGIT7.ID -, Jakarta - Ulama sepuh Nahdatul Ulama (NU)
KH Mustofa Bisri atau lebih dikenal dengan panggilan Gus Mus, memiliki cara tersendiri dalam berdakwah atau merespons fenomena sosial kemasyarakatan yang sedang jadi sorotan.
Terbaru, Gus Mus menulis di akun Twitternya
@gusmusgusmu perihal kursi yang mampu mengubah perangai manusia yang mendudukinya. Pesan itu dibalut dalam topik #fatwaahad "Hati-hati. Kursi yang kau duduki bisa mengubah perangaimu," demikian tulis Gus Mus.
Cuitan kiai sepuh asal Rembang itu sudah mendapatkan like 1000 lebih, 300 retweet dan puluhan komentar netizen.
Meski tidak spesifik pesan itu ditujukan untuk siapa, tapi netizen menanggapi bahwa Gus Mus sedang memperingatkan orang orang yang sedang duduk di kursi kekuasaan yang empuk dan melenakan.
Baca juga:
KH Mustofa Bisri Ingatkan Selalu Bersyukur Jadi Bangsa IndonesiaAkun
@pakwietopan menanggapi cuitan Gus Mus dengan menyatakan 'Anggota DPR bukan lagi wakil rakyat. Tapi perpanjangan tangan ketua partai. Jadi selama parpol masih milik keluarga, rakyat hanya dijadikan obyek untuk meraih jabatan dan kekuasaan. Mohon pencerahannya kyai, bagaimana nasib bangsa ini masa depan?'
Sedangkan akun
@ayong menanggapi singkat cuitan kyai yang sangat fasih membaca puisi ini. 'Mendalam banget ini Yai.'
Belum ada penjelasan langsung siapa yang dimaksud lalai dengan empuknya kursi kekuasaan itu. Tapi selama ini Gus Mus dikenal sebagai ulama yang cukup kritis dan responsif terhadap isu-isu sosial kemasyarakatan maupun isu isu keagamanaan.
Terkadang sindiran Gus Mus yang santun itu terasa pedas dan menghujam ke sanubari. Karena itu banyak orang, jamaah maupun rakyat (netizen) menunggu fatwa fatwa yang disampaikan Gus Mus yang juga dikenal dengan tulisan tulisan kolomnya di berbagai media arus utama.
Seperti halnya topik
#jumatcall yang cuitannya selalu dinanti para pengikutnya di akun Twitternya. Tak hanya di media sosial, pengajian yang mendatangkan Gus Mus selalu ramai dibanjiri jamaah. Semoga Gusis selalu sehat dan terus menjadi panutan umat.
(ori)