Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 24 April 2024
home lifestyle muslim detail berita

Pasca Sembuh dari Covid-19, Waspadai Post Covid Syndrome

redaksi Sabtu, 28 Agustus 2021 - 06:30 WIB
Pasca Sembuh dari Covid-19, Waspadai Post Covid Syndrome
ilustrasi penyintas covid-19 (foto: langit7.id/istock)
skyscraper (Desktop - langit7.id)
LANGIT7.ID, Jakarta - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Reisa Broto Asmoro menyatakan semua pasien yang tertular COVID-19 berpotensi terkena Post COVID Syndrome atau gejala berkelanjutan pasca dinyatakan negatif dari paparan virus tersebut.

"Semua orang yang tertular COVID-19 berpotensi terkena Post COVID Syndrome. Tidak tergantung tingkat keberatan atau kritis pada saat terkena COVID-19, baik OTG, ringan, sedang, maupun berat semuanya berpotensi terkena Post COVID," ujar Reisa dalam konferensi pers PPKM yang dipantau dari Jakarta secara daring, Jumat (27/8/2021).

Reisa mengatakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan seperempat penyintas COVID-19 di seluruh dunia mengalami gejala berlanjut selama sebulan. Bahkan terdapat laporan satu dari 10 penyintas masih belum sehat penuh setelah 12 pekan.

Dari berbagai literatur penelitian, kata dia, terdapat sekitar 200 gejala yang dikenali pada kasus Post COVID termasuk kelelahan, batuk berkepanjangan, nyeri dada dan otot, hingga disfungsi kognitif.

Ia mengutip laporan WHO menyatakan gejala yang bertahan lama dapat berdampak serius pada kemampuan seseorang untuk kembali produktif. Hal ini akan mempengaruhi kesehatan mental dan dapat mengakibatkan konsekuensi ekonomi yang signifikan.

"Namun, tidak semua penyintas akan terkena Post COVID Syndrome. Maka dari itu mari kita kenali lebih baik lagi kondisi pasca COVID-19," kata dia.

Menurut dia, para ahli dan tenaga medis di seluruh dunia masih belum bisa menyimpulkan pola umum gejala kondisi pasca sembuh dari COVID-19. Sulit terdeteksi gejala lanjutan setelah sembuh karena penyakit ini masih baru dan virus terus bermutasi

Ada berbagai upaya yang bisa dilakukan untuk mengurangi gejala Post COVID-19 dan yang paling disarankan adalah harus tetap mempertahankan kondisi badannya seperti saat berjuang sembuh. Lalu tetap memakan makanan bergizi dan seimbang serta olahraga rutin sesuai dengan kemampuan tubuh, termasuk menjaga kebersihan lingkungan.

Selain itu, kata dia, penyintas disarankan berada atau beraktivitas di ruangan yang memiliki ventilasi yang bagus dan meneruskan kebiasaan untuk berjemur di bawah sinar matahari serta tetap mengkonsumsi vitamin dan suplemen sesuai saran dari dokter.

"Kondisi tubuh yang makin prima akan membuat kondisi kesehatan meningkat dan gejala tersebut dapat berangsur dikendalikan. Kalau saatnya tiba tiga bulan setelah sembuh, daftarkan diri untuk vaksinasi dan pertahankan komunikasi dengan dokter atau melalui telemedicine," kata dia.

Sumber: Antara

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 24 April 2024
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:14
Maghrib
17:52
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan