LANGIT7.ID-, Jakarta- - Perdana Menteri Anwar Ibrahim menyambut kedatangan dai kondang asal Indonesia,
Ustaz Abdul Somad Batubara di Malaysia, Kamis (13/7/2023) lalu.
Pertemuan tersebut disampaikan Anwar Ibrahim melalui akun Instagram pribadinya,
@anwaribrahim_my.
"Hari ini saya menerima kunjungan Ustaz Abdul Somad Batubara, pendakwah yang berasal dari Sumatera Utara, Republik Indonesia yang juga dalam rangka siri ceramah di Malaysia minggu ini," tulisnya.
Saat menyambut, Anwar Ibrahim terlihat memeluk erat UAS. Anwar Ibrahim telihat mengenakan kemeja batik bernuansa ungu. Sementara sang pendakwah terlihat kasual dengan baju koko dibalut jaket dan mengenakan topi.
Baca juga:
Menjaga Silaturrahim UmatPertemuan dua tokoh negara serumpun ini membahas dinamika dakwah dan isu-isu agama di Tanah Melayu. Anwar dan UAS sependapat bahwa dakwah yang sederhana dan bijaksana penting dalam menyampaikan pesan Islam.
Anwar mengaku menghargai usaha dakwah UAS di Tanah melayu. Menurut Anwar, dai dan ulama di Tanah Melayu saling mendukung untuk kepentingan umat.
"Sesungguhnya para da'ie dan ulama di alam Melayu ini saling mendukung dan melengkapi pemerintahan umara' sejak sekian lama." tambah Anwar.
Anwar mengatakan, para ulama Melayu seperti Syeikh Daud al-Fatani, Syed Abdul Samad al-Falimbani, Raja Ali Haji dan Buya Hamka mempunyai peranan penting melawan penjajahan, khususnya dalam membentengi akidah umat.
Sementara, UAS pun mengunggah pertemuannya dengan PM Malaysia Anwar Ibrahim di media sosial miliknya. Ia tak menyangka bila pertemuan dengan pemimpin Malaysia itu berlangsung cair.
Sebelumnya UAS membayangkan perjumpaan tersebut akan berlangsung tegang dengan protokoler ketat. Namun, hal itu tak seperti dugaannya.
Baca juga:
Ini Alasan Generasi Milenial Enggan Beragama"Bayangan saya, akan menunggu, suasana tegang, kata-kata diatur, penuh protokoler dan seterusnya. Ternyata, beliau sambut di pintu, ngobrol santai, cair," kata pendakwah asal Riau ini di akun @ustadzabdulsomad_official, Jumat (14/7/2023).
UAS merasa tak seperti berjumpa dengan pejabat negara pada umumnya. "Rasanya tidak seperti jumpa dengan Perdana Menteri, lebih seperti berdialog dengan tokoh yang memposisikan diri biasa-biasa saja," lanjutnya.
Tanpa terasa, lanjut UAS, pertemuan tersebut berlangsung selama satu jam, dari pukul 14.10 hingga 15.10.
"Susah aku merangkai kata untuk menceritakan perasaanku saat ini. Aku dari airport, dengan baju seadanya, langsung jumpa. Jazakumullahu khairan Yang Amat Berhormat Dato' Seri DR Anwar Ibrahim dan Malaysia," pungkas UAS.

(ori)