LANGIT7.ID, Jakarta - Penting, menjaga imunitas tetap stabil terutama pada masa pandemi. Hanya saja, ada beberapa kebiasaan kurang baik yang bisa melemahkan imunitas, namun masih sering dilakukan karena masyarakat tidak menyadari akibatnya.
Kerja imun seseorang dipengaruhi beragam faktor. Beberapa di antaranya yakni gaya hidup tinggi stres, pola makan, hingga kebiasaan begadang.
Menyangkut pola makan, ahli gizi Mary Albus RD CDN dan Matt Mazzino RD LD menyebut ada sejumlah kebiasaan buruk yang bisa mengganggu dan melemahkan imunitas. Apa saja itu? Berikut kebiasaan tersebut seperti dilansir laman EatThis
Terlalu banyak gulaHampir semua orang suka rasa manis, tapi bukan berarti bisa mengonsumsinya sesuka hati apalagi berlebihan. Terlalu banyak gula dalam pola makan berisiko memperlemah imun.
Sejumlah studi telah mengungkap keterkaitan erat antara kebiasaan mengasup gula tinggi dengan gangguan imun.
Itu terjadi lantaran sel darah putih mengalami efek yang buruk akibat konsumsi gula berlebih. Sel darah putih merupakan sel yang berperan dalam melawan infeksi. Konsumsi gula berlebih dapat mencegah sel darah putih melawan infeksi dengan efektif.
Bahkan ada studi yang menemukan konsumsi gula akan memperlemah imun satu jam sesudahnya.
Baca Juga : Waspada Kebiasaan Sehari-hari Pemicu Tulang KeroposTerlalu banyak garamIngatlah takaran ini: batas konsumsi sodium harian bagi orang dewasa adalah sekitar 2.300 mg per hari. Cuma, tak sedikit orang mengonsumsi sodium lebih dari itu, bahkan tanpa disadari.
Makanan cepat saji dan kudapan dalam kemasan seperti keripik kentang adalah contoh menu mengandung tinggi sodium. Makanan seperti ini dapat memicu terjadinya inflamasi di dalam tubuh dan meningkatkan risiko penyakit kronis.
Bila dikonsumsi berlebihan, garam diyakini dapat menghambat beberapa respons alami tubuh. Menurut Mary garam mampu mengganggu respons antiinflamasi dan bahkan mengubah mikrobiota usus. Mikrobiota usus diketahui memiliki peran besar menentukan fungsi imun tubuh.
Baca Juga : Kabar Gembira, Diet Tak Melulu Harus Mengurangi MakanKurang sayur dan buahKehadiran serat alami dan kandungan vitamin, mineral serta antioksidan yang tinggi dari sayur dan buah sangat membantu sistem imun tubuh. Inilah yang membuat keduanya penting dalam pola makan sehari-hari.
Serat larut dalam tanaman juga membantu pencernaan yang ujungnya membantu imunitas. Serat larut merupakan makanan bagi bakteri yang tinggal di dalam usus. Komunitas mikrobioma usus yang sehat akan berkomunikasi dan mendukung sistem imun sehingga sistem imun dapat secara efektif melawan infeksi.
Baca Juga : Makanan yang Mesti Dihindari setelah Usia 40 TahunKurang vitamin DVitamin satu ini menurut Mazzino adalah salah satu nutrisi terpenting untuk menunjang sistem imun yang sehat. Keutamaan vitamin D yakni memiliki sifat antiinflamasi yang dikenal dapat meningkatkan fungsi sel imun.
Mereka yang kurang mendapatkan paparan sinar matahari dapat mempertimbangkan konsumsi suplemen vitamin D untuk meningkatkan imunitas. Namun, upayakan berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi terlebih dahulu sebelum memutuskan mengonsumsi suplemen vitamin D.
Baca Juga : Resep Nabawi Madu Peram Buah untuk Imunitas, Waspadai Masa Simpan
Konsumsi AlkoholAda alasan serius mengapa Allah Ta'ala mengharamkan minuman mengandung alkohol karena keburukannya sangat besar. Tak hanya membuat orang lalai dan hilang sadar, alkohol akan membuat sistem imun butuh waktu lebih lama mengenali dan merespons infeksi yang sedang terjadi.
Selain itu, alkohol juga bisa melemahkan imunitas dengan cara mengganggu penyerapan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.
Mary mengatakan alkohol menghambat penyerapan nutrisi penting seperti vitamin C dan Zinc yang penting bagi fungsi sistem imun.
"Saat seseorang sakit, konsumsi alkohol terlalu banyak bisa membuat gejala bertahan lebih lama dan memperburuk keparahan penyakit," jelas Mary.
![Hindari 5 Kebiasaan Ini, Bisa Memperlemah Imunitas]()
(arp)