Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 17 Juni 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Ulama Mesir Ungkap Peran Soekarno hingga Universitas Al Azhar Batal Ditutup

esti setiyowati Selasa, 10 Oktober 2023 - 16:00 WIB
Ulama Mesir Ungkap Peran Soekarno hingga Universitas Al Azhar Batal Ditutup
Mufti Besar Mesir DR Ali Jumah Muhammad Abdul Wahab mengungkapkan peran besar Presiden Soekarno di kelangsungan Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Mufti Besar Mesir DR Ali Jum'ah Muhammad 'Abdul Wahab mengungkapkan peran besar Presiden Soekarno di kelangsungan Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, sehingga batal ditutup.

Diceritakan Syekh Ali Jum'ah dalam wawancaranya dengan TV Kairo, bahwa Presiden Mesir Gamal Abdul Nasser sempat terpikir untuk menutup universitas tertua di dunia itu. Namun, keinginan tersebut ditentang sang sahabat, Soekarno.

Kala itu, kata Syekh Ali Jum'ah, keduanya bertemu di Bandung, Jawa Barat, pada tahun 1959. Di sana, Gamal Abdul Nasir mengungkapkan keinginannya tersebut.

"Apa yang mau kamu lakukan Gamal?" tanya Bung Karno saat itu.

"Hari ini aku akan menandatangani keputusan untuk menutup Azhar," jawab Naseer, seperti diceritakan Syekh Ali Jum'ah, dikutip dari kanal Sanad Media, Selasa (10/10/2023).

Soekarno pun mempertanyakan alasan Naseer tersebut, "kenapa, untuk apa kamu menutup Azhar?"

"Kamu juga mau menutup Nile dan menutup Piramida?" tanya Soekarno lagi.

Kemudian, Presiden RI pertama itu tegas mengatakan, jika bukan karena Al Azhar, seluruh dunia tidak akan pernah bisa mengenal Mesir.

"Kami tidak akan pernah bisa mengenal kalian sama sekali kalau bukan karena Azhar! Dan hubungan kami dengan kalian, adanya hubungan perdagangan dan budaya yang telah dikerjasamakan. Dan tidaklah semua kemaslahatan dan problematika yang terjadi tentang kalian selama ini, kami tidak dapat mengetahuinya kalau bukan karena Azhar!" tegas Soekarno pada Abdul Nasir.

Keinginan Naseer untuk menutup Universitas Al Azhar disebut Soekarno sebagai keputusan yang berbahaya sekaligus keliru.

"Kamu mestinya mempertahankan Al Azhar. Kamu dukung dan kuatkan Al Azhar," kata Presiden Soekarno.

Naseer kemudian memanggil sejumlah pejabat Mesir saat itu, Sulaiman Husein dan Said Aryan untuk mengkonsep undang-undang mengenai penguatan fungsi Al Azhar agar lebih dikenal oleh dunia internasional.

Dari sinilah kemudian lahir UU No. 103 Tahun 1961, di mana klausa pertama UU tersebut adalah Al Azhar sebagai rujukan Islam dunia, bukan hanya di Mesir.

Setelah itu Naseer membentuk Majelis Tinggi Urusan Keislaman dan majalah Mimbar Islam serta mendirikan Radio Al-Qur'an Al Karim.

"Naseer juga menerbitkan undang-undangan pengembangan Al Azhar dan dia melakukan banyak hal lain. Kenapa? Karena dia menyadari setelah diperingatkan oleh sahabatnya, Ahmad Soekarno, bahwa sesungguhnya Al Azhar kekuatan yang dimiliki Mesir di dunia internasional," pungkas Syekh Ali Jum'ah.

Syekh Ali Jum'ah Muhammad Abdul Wahab adalah intelektual Islam dari Mesir yang kharismatik dan berwawasan luas. Pemikiran Syekh Ali Jum'ah dikenal progresif dan apresiatif terhadap wacana-wacana kontemporer dengan tetap menjaga tradisi (turâts).

Salah satu pemikiran berkemajuannya adalah apresiasinya pada penggunaan hisab astronomi dalam penentuan awal bulan.

Syekh Ali Jum'ah menyelesaikan semua pendidikan formalnya di Universitas Al-Azhar. Ia pun meraih gelar akademis Licence (Lc) jurusan Studi Islam dan Bahasa Arab, kemudian Master pada Fakultas Syariah dan Undang-Undang jurusan Usul Fikih tahun 1985.

Sementara gelar Doktor bidang Usul Fikih diraihnya pada tahun 1988. Selain itu Syekh Ali Jum’ah juga meraih gelar Sarjana bidang Perdagangan (Bachelor of Art) dari Universitas Ain Syams tahun 1973.

Syekh Ali Jum'ah dipercaya mengemban sejumlah jabatan formal di berbagai lembaga di Mesir. Namun jabatan utama Syaikh Ali Jum’ah saat ini adalah ketua dewan fatwa (Mufti) Republik Arab Mesir yang ia ampu sejak tahun 2003.

Di samping itu, ia juga tercatat sebagai salah satu staf pengajar (guru besar) Usul Fikih pada Fakultas Studi Islam dan Bahasa Arab di almamaternya, Universitas Al-Azhar.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 17 Juni 2026
Imsak
04:29
Shubuh
04:39
Dhuhur
11:57
Ashar
15:18
Maghrib
17:50
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)