Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

Dampak Ibu Durhaka pada Anak, Bisa Tumbuh Tanpa Pedoman Benar

Muhajirin Jum'at, 13 Oktober 2023 - 17:00 WIB
Dampak Ibu Durhaka pada Anak, Bisa Tumbuh Tanpa Pedoman Benar
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah, Prof Yahya Zainul Maarif (Buya Yahya).
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Ibu durhaka merupakan ungkapan yang digunakan untuk merujuk pada seorang ibu yang telah melakukan sifat durhaka atau kesalahan pada anak-anaknya. Durhaka tersebut bisa terjadi dalam beberapa cara.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah, Prof Yahya Zainul Ma’arif (Buya Yahya), menjelaskan, salah satu cara itu adalah saat seorang ibu memilih pasangan hidup tanpa pertimbangan matang. Seorang ibu bisa saja memilih pasangan karena faktor materi atau bahkan popularitas.

“Tanpa memperhatikan agama, akhlak, dan moralitas calon pasangan tersebut. Hasilnya, anak-anak dari pernikahan semacam ini mungkin akan menghadapi berbagai masalah dan penderitaan di masa depan,” kata Buya Yahya dalam kajiannya yang disiarkan secara daring, Jumat (13/10/2023).

Menurut Buya Yahya, ibu durhaka memiliki dampak besar terhadap anak. Menurut dia, anak-anak dari pernikahan yang tidak didasarkan pada nilai-nilai agama dan moralitas cenderung tumbuh tanpa pedoman yang benar.

“Mereka mungkin tidak diajarkan tentang Allah, agama, atau nilai-nilai yang mulia. Akibatnya, anak-anak ini dapat tumbuh menjadi individu yang kehilangan arah, tanpa moralitas yang kuat, dan mungkin cenderung terjerumus ke dalam dosa-dosa besar,” ucapnya.

Maka itu, kata dia, sangat penting memilih pasangan hidup dengan bijaksana. Menurutnya, ketika memilih pasangan, seseorang seharusnya tidak hanya memikirkan kesenangan dan cinta semata, tetapi juga mempertimbangkan agama, akhlak, dan moralitas calon pasangan.

“Kriteria ini haruslah menjadi faktor utama dalam memilih pasangan hidup,” ungkapnya.

Selain itu, Buya Yahya juga menegaskan pentingnya pendidikan agama dan akhlak kepada anak-anak. Orang tua memiliki tanggung jawab untuk mendidik anak-anaknya agar mengenal Allah dan ajaran-Nya.

“Ini adalah kunci untuk mencegah durhaka terhadap anak-anak,” tutur Buya Yahya.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)