alexametrics
Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 07 Februari 2023
home masjid detail berita

Sejarah Masjid Nabawi, Dibangun di Tanah Milik Anak Yatim

Suandri Ansah Rabu, 01 September 2021 - 11:35 WIB
Sejarah Masjid Nabawi, Dibangun di Tanah Milik Anak Yatim
Masjid Nabawi di Madinah Arab Saudi. (Foto: Saudy Pers Agency).
LANGIT7.ID, Jakarta - Masjid Nabawi di Kota Madinah berdiri dengan megah dan menjadi salah satu tujuan beribadah ummat Islam di dunia. Namun sejarahnya, rumah ibadah tersebut dibangun di atas tanah milik anak yatim yang dibeli oleh Rasulullah setelah hijrah dari Mekkah.

Anak yatim kakak adik ini bernama Sahal dan Suhail. Mereka mewarisi tanah lapang yang kini menjadi bangunan masjid raya. Begitu Nabi Muhammad datang ke Yastrib, nama Madinah dulu, keduanya mewakafkan tanah tersebut untuk kepentingan ummat Islam.

Tetapi Nabi tidak akan menyia-nyiakan hak seseorang, apalagi anak yatim. Rasulullah pun membayar dengan harga yang sewajarnya. Di tempat itulah dibangun masjid yang kini kita kenal dengan Masjid Nabawi yang tampak seperti istana putih berkubah hijau.

Baca Juga: Enam Pemuda Ini Jadi Pembuka Hijrahnya Nabi ke Madinah

Melansir NU Online, M Muhyiddin dalam Sayyiduna Muhammad Nabi Al-Rahmah (hal. 62-63) yang dinukil KH Zakky Mubarak menjelaskan, waktu Rasulullah saw dan para sahabatnya memasuki kota Madinah, beliau mendapat sambutan yang luar biasa.

Ketika itu setiap orang dari mereka menawarkan agar Rasul tinggal di rumahnya. Namun Nabi Muhammad tidak mau mengecewakan ajakan mereka, dia pun singgal di salah satu rumah dengan cara yang unik dan sama sekali tidak menyinggung perasaan warga.

"Biarkan unta itu berjalan, di mana ia berhenti, di situlah kami tinggal, karena unta itu telah ada yang memerintah," kata Rasulullah.

Perhatian ribuan orang kini tertumpu pada unta Nabi yang bernama Qushwa, yang berjalan sendiri. Diikuti oleh semua orang. Orang-orang Madinah dalam hati kecilnya berharap, semoga unta itu berhenti di rumahnya.

Ternyata unta itu terus berjalan berbelok ke kanan ke kiri, lurus, belok lagi dan ketika sampai di tanah lapang yang luas tempat menjemur buah kurma, unta itu tiba-tiba berhenti kemudian berlutut beristirahat di lapangan itu.

Semua orang berteriak histeris. Dengan rasa haru dan bahagia mereka mengatakan: "Di sini kami akan bangun masjid Rasulullah."

Nabi ikut serta secara langsung dalam pembangunan masjid, membuat dinding lumpur di atas fondasi batu. Pelepah kurma digunakan untuk menutup sebagian atap. Awalnya masjid itu memiliki tiga pintu dan menghadap Masjid Al-Aqsa, kiblat pertama ummat Islam.

Di bagian belakang masjid ada tempat yang teduh untuk menampung orang miskin dan orang asing, namanya "Al-Saffa". Ketika para sahabat meminta Nabi untuk memperkuat atap dengan lumpur, beliau menolak. Lantai masjid tidak ditutupi dengan apa pun hingga tiga tahun kemudian.

Luas awal masjid adalah 1.050 meter persegi sebelum diperluas menjadi 1.452 meter persegi atas perintah Nabi ketika beliau baru kembali dari Khaybar, tujuh tahun sesudah Hijrah. Lokasi rumah Nabi awalnya berada di samping masjid dan di sanalah Nabi wafat dan dimakamkan.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
right-1 (Desktop - langit7.id)
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 07 Februari 2023
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
12:10
Ashar
15:27
Maghrib
18:20
Isya
19:32
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan