Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 02 Juni 2026
home lifestyle muslim detail berita

Kenali Gejala Syaraf Terjepit dan Cara Mengantisipasinya

tim langit 7 Kamis, 14 Desember 2023 - 10:00 WIB
Kenali Gejala Syaraf Terjepit dan Cara Mengantisipasinya
Dokter ahli bedah syaraf dari Pain Management Center, National Hospital Surabaya, dr Sutis Nasia, SPN.
LANGIT7.ID-, Surabaya- - Syaraf kejepit menjadi populer karena semakin banyak masyarakat yang mengalami keluhan ini. Penyakit ini membuat pasien putus asa karena rasa sakit yang terus menerus dialami.

Banyak cara dilakukan pasien untuk menyembuhkan dan mengurangi rasa nyeri. mulai dari pijat hingga operasi. "Dipijat akan sembuh kalau sakitnya itu karena keluhan otot. Tapi kalau karena syaraf kejepit maka tidak akan berhasil," kata dokter ahli bedah syaraf dari Pain Management Center, National Hospital Surabaya, dr Sutis Nasia, SPN.

Ditemui di sela perayaan ulang tahun ke 11 National Hospital, Selasa (12/12/2023), dr Sutis mengatakan nyeri karena syaraf kejepit biasanya tidak merasa membaik walau dilakukan banyak terapi.

"Biasanya pasien akan merasa sulit untuk bangun, sulit untuk berjalan. Itu ciri syaraf kejepit," tambahnya.

Baca juga:National Hospital Surabaya Resmikan 4 Center of Excellent

Dikatakan dr Sutis, untuk mengetahui apakah itu syaraf kejepit memamg butuh pemeriksaan dengan MRI. Dengan pemeriksaan itu, akhirnya bisa diketahui seperti apa kondisi pasien. Sehingga pengobatan bisa dilakukan dengan tepat.

"Pengobatan bisa dilakukan disesuaikan dengan kondisinya. Jadi tidak semua harus dioperasi. Operasi jalan terakhir, karena kalau sudah operasi akan ada dampak yang ditimbulkan," tuturnya.

Sementara itu, mengurangi rasa sakit penting dilakukan. Dikatakan dr Sutis, di pusat layanan ini, dokter akan mengurangi rasa nyeri pasien tanpa operasi. Biasanya akan menggunakan obat oral. Juga akan dibarengi dengan fisioterapi. Jika kurang berhasil maka akan dilakukan penyuntikan di mana syaraf kejepit terjadi.

"Biasanya dengan cara ini sudah akan membaik. Bisa hilang nyeri 50 persen. Itu sudah bagus bagi penderita yang nyerinya hingga 100 persen," jelasnya.

Jika memang sudah parah keluhannya dan disertai dengan keluhan kencing dan berak, hingga patah tulang, maka mau tidak mau harus dilakukan tindakan operasi.

"Keluhan kencing dan berak itu baik yang kesulitan atau yang seringkali terjadi. Itu sudah harus dilakukan operasi," tukasnya.

Tapi dr Sutis menegaskan bahwa tidak semua nyeri itu saraf kejepit. Bisa jadi itu karena otot memar atau otot sobek. "Jadi memang harus dilakukan pemeriksaan yang tepat," ungkapnya.

Karena itu, dr Sutis menyarankan agar berhati-hati jika hendak beraktivitas untuk menghindari cedera. Misalnya saat berolahraga, mengangkat beban dan sebagainya.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 02 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)