LANGIT7.ID, Jakarta - Seorang muslimah di Amerika Serikat memutuskan masuk Islam. Ia menjadi mualaf setelah menonton Kebangkitan Ertugrul, sebuah serial televisi Turki yang populer.
Khadijah, nama mualaf berusia 60 tahun itu, mengatakan, suatu kali ia berselancar di platform video streaming Netflix dan menemukan series Kebangkitan Ertugrul. Serial cerita fiksi berdasarkan nilai-nilai sejarah Dinasti Ottoman, mengangkat kisah seorang tokoh bernama Ertuğrul yang hidup pada abad ke-13.
"Itu adalah sejarah yang tidak saya ketahui," kata wanita asal Wisconsin tentang seri tersebut dikutip
Anadolu Agency,
Kamis (2/9/2021).
Baca Juga: Kisah Nyata, Pemuda Nasrani Masuk Islam karena Shaf ShalatDialog-dialog yang dituturkan Muhyiddin Ibn Arabi (Diperankan Ozman Sigood) memberi arti baru bagi hidupnya. Dia merasa kata-kata Ibnu Arabi membuat banyak berpikir dan kadang-kadang menangis.
Dalam sejarah, Ibnu Arabi atau Abu Abdullah Muḥammad merupakan seorang tokoh tasawuf abad ke-13 asal Andalusia, Spanyol.
Khadijah menonton semua episode empat kali dan mulai menonton untuk kelima kalinya. Serial ini memiliki dampak besar pada orientasinya terhadap Islam, katanya.
"Saya suka belajar sejarah baru. Itu adalah pembuka mata untuk apa yang saya tahu tentang agama dan mencoba mencari lebih banyak," tambahnya.
Dia mengatakan rasa ingin tahunya dalam sejarah menghubungkannya dengan serial ini dan setelah menontonnya, dia bertemu Islam. Meskipun dia adalah seorang Katolik Baptis, semua tanda tanya di kepalanya dibersihkan dan dia akhirnya menjadi lebih tertarik pada Islam.
Selepas itu, ia coba membaca Al Quran terjemahan Inggris untuk mempelajari lebih lanjut tentang Islam. Dari situ ia mulai mendalami ajaran Islam dan akhirnya memutuskan menjadi seorang Muslimah.
Setelah melakukan pencarian sebuah masjid di dekat daerahnya, dia menemukan satu dan masuk ke dalamnya. "Saya menjadi Muslimah pada hari itu," katanya.
Khadijah sempat menghadapi reaksi tak terduga dari teman-temannya ketika dia mengaku telah memeluk Islam. Teman-temannya menganggap Khadijah telah dicuci otak.
"Saya tidak lagi membahas masalah ini dengan orang-orang. Saya tidak mengganggu keyakinan mereka. Mereka seharusnya tidak punya alasan untuk mengganggu saya juga," tambahnya.
(bal)