Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home masjid detail berita

Shalat Tarawih Bisa Dilakukan Sendiri di Rumah, Begini Niat dan Tata Caranya

tim langit 7 Kamis, 14 Maret 2024 - 09:00 WIB
Shalat Tarawih Bisa Dilakukan Sendiri di Rumah, Begini Niat dan Tata Caranya
ilustrasi
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Serangkaian ibadah sunah bisa dilakukan di bulan Ramadhan, di antaranya shalat tarawih yang dikerjakan malam hari setelah Isya.

Shalat Tarawih dianjurkan dikerjakan berjamaah di masjid, namun bagi mereka yang berhalangan tarawih berjamaah, bisa dikerjakan sendiri di rumah.

Wakil Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM PBNU) Alhafiz Kurniawan menyebutkan ini dalam tulisannya di NU Online berjudul Tata Cara Shalat Tarawih Sendiri.

"Shalat Tarawih dianjurkan untuk dilaksanakan secara berjamaah. Shalat Tarawih berjamaah memiliki keutamaan yang luar biasa. Tetapi mereka yang uzur untuk berjamaah dapat melakukan shalat Tarawih sendiri, baik di masjid maupun di rumah," jelas Alhafiz.

Baca juga:Muslim Wajib Tahu 9 Hal yang Membatalkan Puasa

Dosen Agama Islam Universitas Indonesia itu menjelaskan, jumlah shalat Tarawih sendiri sama dengan jumlah shalat Tarawih berjamaah, yaitu 20 rakaat.

Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Syekh M Nawawi Banten dalam kitab Nihayatuz Zain.

وهي عشرون ركعة مجمع على سنيتها... ولا تصح بنية مطلقة بل ينوي ركعتين من التراويح أو من قيام رمضان أو سنة التراويح

Artinya, "Shalat tarawih berjumlah 20 rakaat yang disepakati kesunnahannya. Shalat Tarawih tidak sah dikerjakan dengan niat shalat mutlak (tanpa penyebutan kata Tarawih di dalam hati), tetapi ia harus meniatkan shalat dua rakaatnya sebagai bagian dari shalat tarawih, shalat malam bulan Ramadhan, atau shalat sunnah Tarawih," (Lihat Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 2002 M/1422 H], halaman 112).



Alhafiz juga menekankan, pelaksanaan shalat Tarawih harus mengikuti kaidah shalat sunnah malam, yaitu salam pada setiap dua rakaatnya sebagaimana keterangan Syekh M Nawawi Banten dari kalangan Mazhab Syafi'i.

"Shalat Tarawih sendiri dapat dikerjakan secara ringkas dengan membaca surat-surat pendek setelah Surat Al-Fatihah. Tetapi Shalat Tarawih sendiri juga dapat dikerjakan secara lama dengan memilih surat-surat panjang dalam Al-Quran. Seseorang dapat membaca Surat Al-Fatihah saja pada setiap rakaat tanpa surat pendek atau surat panjang meski hal ini tidak dianjurkan," jabarnya.

Berikut tata cara Shalat Tarawih sendiri yang bisa diikuti:

1. Pelafalan niat Shalat Tarawih
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى 2. Niat di dalam hati ketika takbiratul ihram
3. Mengucap takbir ketika takbiratul ihram sambil niat di dalam hati
4. Baca ta'awudz dan Surat Al-Fatihah. Setelah itu baca salah satu surat pendek Al-Qur'an dengan lantang
5. Rukuk
6. I'tidal
7. Sujud pertama
8. Duduk di antara dua sujud
9. Sujud kedua
10. Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua
11. Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama
12. Salam pada rakaat kedua
13. Istighfar dan dianjurkan membaca doa Kamilin setelah shalat Tarawih



(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)