Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 03 Juni 2026
home global news detail berita

Data Pribadi Jokowi yang Bocor Bukan dari PeduliLindungi

Garry Talentedo Kesawa Ahad, 05 September 2021 - 18:05 WIB
Data Pribadi Jokowi yang Bocor Bukan dari PeduliLindungi
Aplikasi PeduliLindungi Foto: Dok ITDC
LANGIT7.ID, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) buka suara soal sertifikat vaksinasi Covid-19 milik Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebar. Hal demikian terjadi usai pihak tertentu mengakses fitur pemeriksaan yang tersedia pada sistem aplikasi PeduliLindungi.

Juru bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi menuturkan, sistem PeduliLindungi hanya mensyaratkan pengguna untuk memasukkan Nomor Identitas Kependudukan (NIK), tanggal lahir, vaksin, serta jenis vaksin yang digunakan untuk mempermudah akses sertifikat vaksinasi. Namun, data pribadi presiden yang digunakan untuk mengakses sertifikat tersebut tidak berasal dari Sistem PeduliLindungi.

Baca Juga: Aplikasi PeduliLindungi Kian Dibutuhkan, Tengok Fitur-Fiturnya

Data NIK Jokowi telah lebih dulu tersedia pada situs Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kominfo menyatakan akan melakukan langkah strategis untuk memutakhirkan tata kelola pada sistem PeduliLindungi.

"Sedangkan informasi tanggal vaksinasi presiden dapat ditemukan dalam pemberitaan media massa," tutur Dedy melalui siaran pers, Ahad (5/9/2021).

Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, telah menutup data pribadi milik presiden dan sejumlah pejabat pada aplikasi PeduliLindungi. PeduliLindungi merupakan aplikasi resmi yang digunakan untuk melacak kasus Covid-19, serta mengakses sertifikat vaksin dan hasil tes sebagai syarat memasuki area publik.

"Bukan hanya presiden, banyak pejabat NIK-nya sudah tersebar keluar. Kita menyadari itu dan sekarang kita tutup untuk pejabat yang sensitif," kata Budi melalui konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta pada Jumat (3/9/2021).

Baca Juga: Sertifikat Vaksinasi Jokowi Bocor, Kominfo: Informasi Data Tidak Berasal dari Sistem PeduliLindungi

Isu terkait penyebaran maupun kebocoran data pribadi telah berulang kali terjadi di Indonesia. Pada akhir Agustus lalu, VPN Mentor melaporkan adanya dugaan kebocoran 1,3 juta data dari sistem Electronic Health Alert Card (eHAC) milik Pemerintah Indonesia.

eHAC merupakan aplikasi yang sebelumnya digunakan untuk membantu pelacakan dari para pelaku perjalanan di Indonesia dalam penanganan Covid-19. Namun, aplikasi tersebut tidak lagi digunakan sejak 2 Juli 2021.

Kementerian Kesehatan kemudian mengklaim bahwa data milik masyarakat pada sistem eHAC tidak bocor. Data keamanan yang diduga bocor diklaim sebagai data rekanan atau vendor dari aplikasi eHAC. (Sumber: Anadolu Agency)

Baca Juga:

Dugaan Kebocoran Data eHAC, BSSN: Baru Rentan, Belum Bocor

Satgas Protokol Kesehatan Dibentuk Seiring Pembukaan Fasilitas Publik


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 03 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)