LANGIT7.ID, Jakarta - Gejala yang ditimbulkan Covid-19 bisa berbeda di tiap orang. Ada pula yang terinfeksi tapi tanpa gejala. Namun pada dasarnya virus ini menyerang sistem pernafasan manusia.
Hingga kini, komplikasi paru-paru masih menjadi masalah terbesar dalam penanganan Covid-19 yang kian parah.
Terkait itu, Dokter Spesialis Paru Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Persahabatan Jakarta, dr Prasenohadi, melalui tayangan video yang diunggah Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI) di Kanal YouTube awal pekan, menyebutkan salah satu gejala terinfeksi Covid-19 adalah sesak napas.
Hal itu disebabkan karena kekurangan oksigen akibat infeksi paru-paru berlebihan.
Praseno memberikan tips yang bisa dilakukan masyarakat ketika menghadapi sesak napas saat terinfeksi Covid-19.
Pertama, alangkah baiknya pasien atau keluarga mempunyai alat pulse oximetry (alat pengukur kadar oksigen dalam darah) untuk mengatur saturasi oksigen.
"Apabila saturasi oksigen kurang dari 90 maka segera beri oksigen," ujarnya.
Kedua, cobalah tidur tengkurap. Lakukan selama 30 menit sampai satu jam secara berulang-ulang. "Tujuannya agar distribusi oksigen di dalam paru-paru lebih merata," jelas dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) itu.
Ketiga, jika tidak sanggup tidur tengkurap lakukan tidur miring ke kanan atau ke kiri. "Ini juga salah satu cara untuk memperbaiki oksigenasi (metode pengobatan dengan oksigen untuk mengatasi kondisi tertentu) di dalam paru-paru," tambahnya.
Keempat, posisi duduk harus disangga bantal. Dikatakan dr Praseno jika usaha tersebut tidak berhasil maka masyarakat harus membeli atau mengupayakan oksigen.
Kelima, upaya terakhir harus segera dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dari dokter. "Semoga masyarakat dapat lebih tenang dalam menghadapi sesak napas saat terinfeksi Covid-19," harapnya.
Infeksi virus Corona menyerang sistem pernapasan. Sehingga, keluhan yang muncul dapat menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan hingga infeksi paru-paru yang berat
Pada gangguan pernapasan yang ringan akan menimbulkan gejala seperti flu. Sementara, gejala lain yang merupakan gejala umum yaitu demam dengan suhu lebih dari 38 derajat celcius, batuk kering, dan sesak napas.
(arp)