LANGIT7.ID-, Jakarta- - Kandidat Presiden dari partai Republik Donald Trump diduga ditembak saat sedang berkampanye di Pennsylvania, Sabtu lalu waktu setempat. Meski dalam video dan foto yang beredar Trump terlihat berdarah di telinga, namun kondisinya baik-baik saja.
Juru bicara Donald Trump, Steven Cheung, mengatakan bahwa mantan presiden itu “baik-baik saja”. Hal itu dilansir dari cnn, dilihat Senin (15/7/2024).
Insiden ini terjadi saat Trump melakukan kampanye. Dalam sebuah rekaman video yang viral di media sosial X (sebelumnya Twitter), Trump yang menggunakan topi merah tiba-tiba terjatuh bersamaan dengan terdengar suara seperti tembakan. Para pendukung yang hadir sempat histeris melihat kejadian tersebut.
Mantan presiden AS tersebut terlihat dengan darah di telinga kanannya saat ia dikelilingi oleh petugas keamanan, yang menggiringnya turun dari panggung ketika ia mengangkat tangan dengan posisi mengepal, ke arah kerumunan.
“Presiden Trump berterima kasih kepada penegak hukum dan petugas tanggap darurat atas tindakan cepat mereka selama aksi keji ini,” tambah Cheung.
Kabar terkini, pelaku penembakan tersebut telah diketahui. Pihak berwenang Amerika Serikat mengidentifikasi pria bernama Thomas Matthew Crooks sebagai pelaku penembakan.
CNN International menyebut penembak mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjarak 150 meter. Pelaku menembak dengan senapan dari atas gedung.
Sumber CNN di aparat penegak hukum menyebut pelaku menembak dari atap gedung dekat lokasi pidato Trump. Penembak melancarkan sejumlah tembakan dari ketinggian
(ori)