LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 5 kesalahan shalat bisa sebabkan ibadah jadi tidak sah. Ummat Islam harus berhat-hati dalam perkara ini, jangan sampai shalat malah tidak diterima Allah.
Shalat memang menjadi tolok ukur amal seorang Muslim. Artinya kualitas amal seseorang ditentukan dari kualitas ibadah tersebut. Ada 5 Kesalahan shalat yang menyebabkan ibadah jadi tidak sah.
Penting bagi seorang Muslim untuk mengetahui kesalahan shalat. Pengetahuan tentang hal-hal yang menyebabkan shalat jadi tidak sah dapat meningkatkan kualitas shalat.
Berikut 5 kesalahan shalat yang seringkali tidak disadari seorang Muslim:
1. Shalat seperti burung mematukRasulullah melarang shalat seperti burung yang sedang mematuk. Yakni orang yang terlihat tergesa-gesa dalam shalatnya sehingga gerakannya terlihat seperti seekor gagak sedang meamtuk-matuk.
Dari Abu Abdillah Al Asyari, Rasulullah melihat seorang laki-laki tidak menyempurnakan rukuknya, dan waktu sujud (dilakukan cepat seakan-akan) mematuk dalam keadaan dia shalat. Maka Rasulullah 'Kalau orang ini mati dalam keadaan seperti itu, ia mati di luar agama Muhammad. Ia sujud seperti burung gagak mematuk makanan'."
2. Pandangan mata kemana-manaKesalahan shalat berikutnya adalah mata memandang ke segala arah. Pandangan mata tidak fokus ke tempat sujud.
Aisyah radhiyallahu anha berkata, "Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam tentang menoleh dalam shalat. Beliau bersabda, "Itu adalah sebuah copetan yang dilakukan setan terhadap shalat seorang hamba."
3. Hidung tidak menempel tempat sujudKesalahan yang dapat membatalkan sahalat adalah tidak memenuhi rukun sujud. Sujud merupakan rukun shalat.
Apabila sujudnya tidak benar, maka shalatnya tidak sah. Salah satu rukun sujud adalah menempelkan hidung ke tempat sujud.
"Aku diperintahkan bersujud dengan tujuh bagian anggota badan yakni, Dahi (termasuk hidung, beliau mengisyaratkan dengan tangannya), telapak tangan kanan dan kiri, lutut kanan dan lutut kiri, dan ujung kaki kanan dan kaki kiri." (HR Bukhari).
4. Tidak menyempurnakan rukuk dan sujudSeburuk-buruk pencuri adalah seseorang yang mencuri dari shalatnya. "Para Sahabat bertanya: Bagaimana seseorang bisa mencuri dari shalatnya? Lalu Rasul menjawab: Ia tidak menyempurnakan ruku dan sujudnya." (HR Ahmad dan At-Thobrony).
5. Tidak thuma'ninahDari Abu Hurairah, Rasulullah masuk ke dalam masjid, kemudian masuk pula seorang laki-laki. Laki-laki itu mendirikan shalat kemudian mengucapkan salam kepada Nabi. Nabi menjawab salam tersebut kemudian mengatakan kepadanya: "Kembalilah ulangi shalat, karena sesungguhnya engkau belum shalat."
Maka kemudian laki-laki itu mengulangi sholat sebagaimana sholatnya sebelumnya, kemudian ia mendatangi Nabi dan mengucapkan salam, kemudian Nabi mengatakan: "Kembali ulangilah shalat karena engkau belum shalat."
Kejadian ini berulang hingga tiga kali. Laki-laki itu mengatakan: "Demi Yang Mengutusmu dengan kebenaran, aku tidak bisa melakukan lebih baik dari shalatku tadi, maka ajarilah aku."
Rasul bersabda: "Jika engkau berdiri untuk shalat, bertakbirlah, kemudian bacalah yang mudah bagimu dari Al Quran, kemudian rukuk lah sampai engkau thuma'ninah dalam ruku, kemudian bangkitlah dari ruku sampai engkau thuma'ninah beri'tidal dan lakukanlah hal yang demikian ini pada seluruh shalatmu." (HR Bukhari Muslim).
(bal)