LANGIT7.ID-, Jakarta - -
Shalat merupakan ibadah pertama yang dihisab pada hari akhir. Artinya, manusia harus melaksanakan shalat di manapun berada.
"
Batas antara seseorang dengan kekafiran adalah meninggalkan shalat" (HR Ahmad dan Muslim)
"
Janji yang mengikat erat antara kita dengan mereka adalah shalat. Maka barang siapa yang meninggalkan shalat sesungguhnya ia telah kafir" (HR Ahmad dan Abu Dawud)
Selain sebagai bentuk ketaatan pada Allah SWT, shalat juga memiliki
faedah bagi kesehatan, yaitu lewat gerakannya.
Baca juga: Peneliti AS Ungkap Deretan Manfaat Gerakan Shalat, Salah Satunya Atasi Nyeri PunggungDalam buku "Panduan Muslim Sehari-hari" oleh DR KH Hamdan Rasyid, Saiful Hadi el-Sutha disebutkan bahwa dari segi medis maupun psikologis, shalat terbukti mempunyai pengaruh besar dalam meningkatkan kesehatan jasmani.
Ditinjau dari segi gerak dan sikap tubuh saat shalat, mulai dari ruku', sujud, duduk iftirasy, duduk tawaruk dan seterusnya diyakini oleh para ahli sebagai gerak dan sikap tubuh yang paling sempurna dalam memelihara
kesehatan tubuh.
Berikut manfaat dan hikmah dari gerakan shalat bagi kesehatan tubuh:
1. Takbiratul ihramSaat
takbiratul ihram, posisi tubuh berdiri tegak, kedua tangan diangkat sejajar telinga, kemudian melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah.
Dalam ilmu kesehatan, gerakan ini dapat melancarkan aliran darah, getah bening dan kekuatan otot lengan. Selain itu gerakan shalat ini juga dapat menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.
2. Ruku' Posisi ruku' yang sempurna ditandai posisi kepala lurus dengan tulang belakang. Dalam tinjuan kesehatan gerakan ruku' dapat menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulang belakang sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf.
Baca juga: Gerakan Shalat Berdampak Positif untuk Kesehatan JantungGerakan ini juga daat memaksimalkan aliran darah pada tubuh bagian tengah. Sementara tangan yang bertumpu di lutut bergungsi relaksasi bagi otot-otot bahu hingga ke bawah.
Saat
ruku' diyakini sebagai latihan kemih untuk mencegah gangguan prostat.
3. I'tidal I'tidal atau gerakan bangun dari ruku' di mana tubuh kembali tegak setelah mengangkat kedua tangan sejajar telinga.
Gerakan i'tidal dalam ilmu kesehatan memiliki manfaat untuk pencernaan. Organ-organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Efeknya, pencernaan menjadi lebi lancar.
4. Sujud Saat
sujud, posisi tubuh menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai. Gerakan semacam ini menjadikan aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan ketiak secara optimal.
Di samping itu, gerakan ini dapat memaksimal aliran darah ke otak yang berpengaruh pada daya pikir seseorang. Postur dan posisi sujud dalam shalat juga menghindarkan gangguan wasir.
Baca juga: Efek Gerakan Shalat Bagi Kesehatan: Obati Nyeri Punggung dan RelaksasiBagi perempuan, baik ruku' maupun sujud bermanfaat bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.
5. Duduk setelah sujudGerakan iftirasy dan tawarruk memiliki perbedaan pada posisi telapak kaki. Saat mengerkan duduk di antara dua sujud, diyakini para ahli kesehatan dapat menyembuhkan atau menghindarkan dari penyakit saraf pangkal paha, nyeri, dan sengat.
Sementara duduk tawarruk atau duduk tahiyat akhir memiliki manfaat lebih bagi pria, karena disebut mampu mencegah impotensi.
6. Salam Gerakan
salam dengan memutar kepala ke kanan dan kiri secara maksimal dapat merelaksasi otot sekitar leher dan kepala sehingga menyempurnakan alirah darah ke kepala.
Saat salam, manfaat kesehatan yang didapat yaitu mencegah sakit kepala dan menjaga kekencangan kulit wajah.
(est)