LANGIT7.ID, Jakarta - Pelaku Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM) kopi Arabika asal Aceh Tengah mampu mengekspor produknya ke 16 negara.
Pelaku UMKM, Jemalin mengatakan kopi Arabika yang mereka produksi mendapat respons yang sangat baik di luar negeri.
“Alhamdulillah kopi Arabika sudah menembus pasar ekspor,” kata Jemalin di sela-sela peluncuran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Rabu (8/9/2021).
Kopi Arabika produksi Jemalin, telah diekspor ke 16 negara diantaranya Amerika Serikat, Jerman, Korea, Taiwan, Singapura, Malaysia, Uni Emirat Arab, Malaysia, Turki dan Arab Saudi.
Baca juga:
Turunkan Berat Badan, Minum Teh Hijau Malam Hari“Produk yang kita ekspor ini bervariasi ada yang dalam bentuk green bean dan roasted bean serta bubuk,” katanya.
Jemalin merupakan warga Kampong Tawardi Kecamatan Kute Panang. Dia telah merintis usaha tersebut sejak 2008 dengan luas lahan saat itu dua hektare dan saat ini telah berkembang seluas 16 hektare.
Produksinya kopi arabica Gayo di bawah brand Tiara Global Coffee.
Ada beberapa varian kopi arabika gayo yang diekspor yakni Gayo gold coffee untuk kawasan Amerika Serikat, Maharami kopi untuk kawasan Malaysia dan ninara kopi untuk kawasan Pakistan dan India.
Respons yang baik di pasar global itu membuat dirinya yakin dan terus eksis untuk mengembangkan usaha bisnis kopi arabica asal daerah dataran Tinggi Gayo itu.
Jemalin merupakan satu dari beberapa UMKM binaan Bank Indonesi yang ikut mempromosikan produknya dalam peluncuran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) di Aceh.
sumber: antaranews
(sof)