LANGIT7.ID - Umat Islam diperintahkan untuk bisa membaca Al-Qur'an dengan tartil, yakni baik dan benar. Maka tata cara membaca Al-Qur’an dengan lancar dan benar harus dipelajari. Apalagi, Allah Ta’ala menjanjikan pahala yang sangat besar bagi orang yang membaca dan mempelajari firmanNya.
Bagi pemula, apalagi sudah memasuki usia remaja atau dewasa, jika belum lancar membaca Al-Qur'an memang sulit. Namun cara membaca Al-Qur’an dengan lancar bisa dipelajari, asal ada kemauan besar untuk mendapatkan ridha Allah Ta’ala. Namun, tidak boleh hanya pandai membaca saja, tapi harus pula memahami makna dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Berikut LANGIT7.ID rangkum 7 langkah-langkah belajar Al-Qur’an bagi pemula yang disampaikan oleh Qariah Yosi Nofita Sari, di kanal youtube Ochi Yosi Official:
1. Meluruskan Niat dan Berkomitmen TinggiMeluruskan niat sesuai dengan hadist nabi SAW, "Sesungguhnya segala perbuatan itu bergantung pada niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan apa yang diniatkannya." (HR Bukhari dan Muslim)
Allah menilai ibadah seorang hamba berdasarkan niat. Ibarat seseorang menulis surat, jika salah tulis alamat, maka surat itu tidak akan sampai ke tujuan.
2. Mengenali Huruf-Huruf HijaiyahHuruf Hijaiyah merupakan ejaan dalam bahasa Arab. Kalau di dalam bahasa Indonesia, ada huruf abjad. Huruf hijaiyah menjadi hal utama saat belajar membaca Al-Qur’an. Terdapat 29 jenis huruf hijaiyah seperti ا, ب, ت, dan sebagainya.
3. Mengenal Tanda Baca Al-Qur’anMemahami tanda baca atau harakat yang berada di dalam Al-Qur’an sangat penting. Sebab, tanda itu berfungsi sebagai aturan yang menentukan tata cara pengucapan huruf hijaiyah dalam suatu bacaan.
Selain itu, terdapat pula hukum dari tanda baca, seperti Mad Wajib Muttasil, yang berarti bacaan harus dipanjangkan lima harakat ketika ada huruf mad bertemu dengan hamzah.
Pada tahap ini, dianjurkan belajar di hadapan guru. Belajar di hadapan guru memudahkan untuk paham da nada yang mengoreksi jika salah.
Namun jika tidak ada guru atau merasa enggan karena berumur, maka sekarang ini banyak platform media sosial yang menyajikan konten belajar Al-Qur’an. Kalau tidak cocok belajar di berbagai platform media, ada banyak buku yang memudahkan kita untuk belajar.
4. Mengenal Bacaan Tajwid Hukum tajwid secara sederhana bisa dikatakan sebagai grammar dalam bahasa Arab. Ini karena hal itu merupakan ilmu yang digunakan agar bisa membunyikan atau melafalkan huruf-huruf Al-Qur’an secara baik dan benar.
Beberapa hukum tajwid yang umum ditemui seperti izhar (bacaan harus diucapkan dengan jelas), iqlab (bacaan harus diucapkan secara mendengung), dan iqlab (bacaan harus diucapkan secara sama-samar).
Untuk belajar tajwid, usahakan belajar bersama guru sangat dianjurkan.
5. Latihan dan PraktikLatihan dengan konsisten dan praktikkan sendiri. Praktikkan setelah mendapatkan ilmu. Kalau kita belajar dengan guru, maka latihan dengan rajin, kalau dengan guru pasti dikoreksi kalau salah.
Kalau sudah ada kesungguhan hati, Allah pasti membantu kita. Kita juga bisa mengoreksi bacaan dari orang yang lebih mahir dari kita. Jadi, jangan lupa untuk rajin mempraktikkan bacaan, karena seseorang tidak bisa fasih membaca Qur’an jika tidak sering membacanya.
6. Mendalami Ilmu Irama Membaca Al-Qur’anTerdapat sejumlah irama baca Qur’an dan seni baca Qur’an yang bisa diterapkan dengan mudah. Seni membaca Qur’an dikenal dengan An-Naghom fil Quran yang artinya memperindah suara saat tilawah atau membaca Al-Qur’an.
Bacaan ayat suci Al-Qur’an bakal lebih indah dan merdu saat disenandungkan dengan langgam Al-Qur’an itu. Orang-orang yang mendengarkan lagu tilawah Al-Qur’an juga bakal mudah tersentuh. Seni baca Qur’an ini bisa dilakukan dengan menggunakan sejumlah irama atau lagu tilawah Qur’an.
Terdapat 7 lagu, irama, dan seni membaca Al-Qur’an yang dapat membantu seseorang menyenandungkan ayat suci dengan lebih merdu yakni irama Bayyati, irama hijaz, irama shaba, irama rast, irama jiharkah, irama sika, dan irama nahawand.
7. Sabar dalam BelajarSabar dalam belajar membaca Al-Qur’an adalah perkara yang sangat penting. Godaan saat berangkat belajar saat banyak. Godaan-godaan itu jika tidak dihadapi dengan kesabaran, maka seseorang bisa mundur dan berhenti belajar membaca Al-Qur’an.
Nah, itulah langkah-langkah belajar membaca Al-Qur’an bagi pemula. Semoga bermanfaat!
(jqf)