Biden Minta Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Perbatasan Mesir-Gaza
nabilSabtu, 24 Agustus 2024 - 09:04 WIB
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Presiden AS Joe Biden meminta Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menarik mundur pasukan Israel dari perbatasan Gaza-Mesir. Permintaan ini merupakan bagian dari tahap awal kesepakatan gencatan senjata agar pembicaraan damai bisa dilanjutkan. Demikian dilaporkan Axios pada hari Jumat.
Netanyahu sebagian menyetujui permintaan Biden yang disampaikan dalam percakapan telepon mereka pada hari Rabu. Dia setuju untuk melepaskan satu posisi pasukan Israel di sepanjang bagian perbatasan Mesir-Gaza. Informasi ini disampaikan oleh tiga pejabat Israel kepada Axios.
Konflik Israel-Gaza terus menjadi sorotan dunia. Upaya gencatan senjata dan negosiasi damai masih berlangsung. Penarikan pasukan Israel dari perbatasan dianggap sebagai langkah penting menuju penyelesaian konflik.
Peran AS sebagai mediator dalam konflik Timur Tengah kembali terlihat. Biden aktif berkomunikasi dengan Netanyahu untuk mendorong proses perdamaian. Perkembangan ini menunjukkan adanya harapan baru bagi tercapainya kesepakatan damai antara Israel dan Palestina.
Situasi di Gaza masih memprihatinkan akibat konflik berkepanjangan. Bantuan kemanusiaan dan upaya rekonstruksi sangat dibutuhkan. Penarikan pasukan Israel bisa membuka akses lebih luas bagi masuknya bantuan ke wilayah Gaza.
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”