LANGIT7.ID-, Jakarta- - Kelompok Houthi Yaman yang didukung Iran memuji serangan Hizbullah Lebanon terhadap Israel pada hari Minggu. Mereka juga memperbarui ancaman untuk melancarkan serangan sendiri sebagai balasan atas serangan Israel ke pelabuhan di Yaman.
"Kami mengucapkan selamat kepada Hizbullah dan Sekretaris Jenderalnya atas serangan besar dan berani yang dilakukan perlawanan pagi ini terhadap musuh Israel," kata Houthi dalam pernyataan setelah Hizbullah mengklaim telah melancarkan serangan besar-besaran dengan roket dan drone.
Kelompok Yaman itu menyatakan "respons yang kuat dan efektif ini membuktikan bahwa perlawanan mampu, kuat, dan jujur dalam janji serta ancamannya."
Houthi berjanji akan melancarkan serangan mereka sendiri terhadap Israel sebagai balasan atas serangan 20 Juli yang menargetkan pelabuhan yang dikelola pemberontak di kota pesisir Hodeida.
"Kami tegaskan sekali lagi bahwa respons Yaman pasti akan datang," tegas pernyataan tersebut.
Serangan ke Hodeida terjadi sehari setelah Houthi melancarkan serangan mematikan pertama mereka ke Israel - serangan drone di Tel Aviv yang menewaskan seorang warga sipil Israel.
Balasan Israel menghancurkan sebagian besar kapasitas penyimpanan bahan bakar pelabuhan dan menewaskan setidaknya sembilan orang, menurut Houthi. Kelompok Houthi memerangi Israel sebagai bagian dari apa yang disebut Iran "poros perlawanan", yang mencakup kelompok militan di Irak, Suriah, dan Lebanon.
Sejak November, kelompok Yaman telah meluncurkan serangkaian serangan rudal dan drone terhadap kapal-kapal terkait Israel di Teluk Aden dan Laut Merah. Mereka menyatakan kampanye yang telah mengganggu lalu lintas maritim di jalur perdagangan global utama ini dimaksudkan untuk menunjukkan solidaritas dengan Palestina di tengah perang di Jalur Gaza.
(lam)