Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home lifestyle muslim detail berita

Dosen UM Surabaya Jelaskan Cara Deteksi Dini Kanker Payudara

tim langit 7 Jum'at, 13 September 2024 - 14:00 WIB
Dosen UM Surabaya Jelaskan Cara Deteksi Dini Kanker Payudara
ilustrasi
LANGIT7.ID-, Surabaya- - Kanker payudara menjadi salah satu penyumbang kematian pertama di Indonesia. Penyebab tingginya angka kematian tersebut salah satunya karena sebagian besar tidak tahu cara mendeteksi dini kanker payudara. Diketahui sekitar 70% pasien dideteksi sudah di tahap lanjut.

Dosen Prodi S1 Kebidanan Universitas Muhammadiyah Surabaya, Syuhrotut Taufiqoh menjelaskan, deteksi dini kanker payudara sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan.

Baca juga:Field Trip Seru: Ridhoka Salma Ajak Siswa MI Mathlaul Ulum Belajar Kesehatan

Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk deteksi dini kanker payudara:

1. Pemeriksaan payudara sendiri (Sadari).
Sadari adalah langkah pertama yang bisa dilakukan sendiri di rumah. Periksa payudara secara rutin untuk mencari benjolan, perubahan bentuk, atau perubahan warna kulit.

“Idealnya, lakukan ini setelah menstruasi setiap bulan atau pada tanggal yang sama setiap bulan jika sudah menopause,”ujar Syuhrotut.

2. pemeriksaan klinis payudara (Sadanis).
Pemeriksaan ini dilakukan oleh dokter atau tenaga medis terlatih. Tenaga medis akan memeriksa payudara secara fisik untuk mendeteksi adanya benjolan atau perubahan lainnya yang mungkin mengindikasikan kanker.

Ketiga, mamografi.
Mamografi adalah metode pencitraan yang menggunakan sinar-X untuk memeriksa payudara. Mamografi dapat mendeteksi benjolan atau perubahan kecil sebelum dapat dirasakan secara fisik.

“Untuk wanita dengan risiko rata-rata, disarankan melakukan mamografi mulai usia 40 tahun, meskipun frekuensi dan usia dapat bervariasi tergantung pada rekomendasi medis dan faktor risiko pribadi,”imbuhnya lagi.

3. Ultrasonografi payudara.
Ultrasonografi payudara adalah metode pencitraan yang menggunakan gelombang suara untuk menghasilkan gambar payudara. Ultrasonografi sering digunakan sebagai pelengkap mamografi, terutama untuk menilai benjolan yang ditemukan.

4. MRI Payudara.
MRI payudara menggunakan medan magnet dan gelombang radio untuk membuat gambar rinci dari payudara. Ini biasanya digunakan untuk wanita dengan risiko tinggi kanker payudara atau untuk mengevaluasi hasil mamografi dan ultrasonografi.

5. Biopsy.
Jika ada kecurigaan kanker setelah pemeriksaan dan pencitraan, biopsi mungkin diperlukan dalam biopsi, sampel jaringan diambil dari payudara dan diperiksa di laboratorium untuk memastikan adanya sel kanker.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)