Hadapi Hezbollah, Israel Ubah Keseimbangan Kekuatan di Perbatasan Utara
nabilSelasa, 24 September 2024 - 06:13 WIB
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan pada hari Senin bahwa Israel menghadapi "hari-hari yang rumit" saat meningkatkan serangan terhadap Hezbollah di Lebanon selatan. Dia mengajak warga Israel untuk tetap bersatu menghadapi situasi ini.
"Saya berjanji akan mengubah keseimbangan keamanan dan kekuatan di utara - itulah yang sedang kami lakukan," ujar Netanyahu dalam pernyataan yang dikeluarkan setelah melakukan penilaian situasi di markas militer Tel Aviv.
Netanyahu menegaskan Israel sedang berupaya mengubah dinamika keamanan di perbatasan utara negara itu. Langkah ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan dengan kelompok militan Hezbollah yang berbasis di Lebanon.
Seruan untuk bersatu yang disampaikan Netanyahu menunjukkan situasi serius yang dihadapi Israel. Pemerintah berusaha memobilisasi dukungan publik dalam menghadapi potensi konflik yang memanas di wilayah perbatasan utara.
Pernyataan ini muncul di tengah kekhawatiran meluasnya konflik regional, terutama setelah pertempuran antara Israel dan Hamas di Gaza. Situasi di perbatasan Lebanon semakin tegang dalam beberapa pekan terakhir.
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.