Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 31 Mei 2026
home masjid detail berita

Gus Baha Ungkap Kunci Produktivitas Maksimal bagi Profesional Muslim

tim langit 7 Sabtu, 12 Oktober 2024 - 10:00 WIB
Gus Baha Ungkap Kunci Produktivitas Maksimal bagi Profesional Muslim
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Dalam dunia yang semakin kompetitif, banyak orang menghadapi dilema antara memenuhi tuntutan pekerjaan dan melaksanakan kewajiban ibadah. KH Ahmad Bahauddin Nursalim, yang akrab disapa Gus Baha, baru-baru ini memberikan pandangan mencerahkan tentang masalah ini dalam sebuah ceramah yang menarik perhatian publik.

Gus Baha mengangkat kisah Abdul Qasim Al Junidi, seorang tokoh spiritual yang pernah ditanya tentang pilihan antara bekerja dan sholat berjamaah. Dalam situasi di mana majikan tidak mengizinkan untuk sholat berjamaah, Al Junidi menekankan pentingnya memastikan nafkah untuk keluarga.

Baca juga: Cicak Masuk Rumah? Ini Pesan Spiritual dari Ustaz Adi Hidayat

"Jangan sampai kita mengabaikan tanggung jawab kepada istri dan anak hanya karena berfokus pada ibadah semata," ungkap Gus Baha, menyoroti perlunya keseimbangan antara kewajiban duniawi dan spiritual. Ia menegaskan bahwa meskipun sholat berjamaah penting, hal itu tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan tanggung jawab mencari nafkah.

Gus Baha menjelaskan lebih lanjut bahwa meskipun sholat berjamaah adalah fardu kifayah, tidak ada yang bisa menggantikan tanggung jawab seseorang untuk memberikan nafkah. "Jangan sampai sholat itu jadi tersangka karena kita mengabaikan pekerjaan," tegasnya, menekankan pentingnya menyeimbangkan kedua aspek kehidupan ini.

Baca juga: Ustaz Adi Hidayat Ungkap Kebiasaan Makan Unik Imam An-Nawawi yang Bikin Netizen Tercengang

Dalam ceramahnya, Gus Baha mengajak umat untuk mencari solusi agar ibadah dan pekerjaan bisa berjalan berdampingan. Ia menyarankan untuk tetap melaksanakan sholat di tempat yang memungkinkan, baik di rumah maupun di tempat kerja, ketika tidak bisa menghadiri sholat berjamaah.

"Ibadah itu bukan hanya tentang tempat, tetapi tentang niat dan konsistensi," ujarnya, mendorong umat untuk tetap berkomitmen pada ibadah tanpa mengabaikan tanggung jawab pekerjaan.

Gus Baha juga menekankan pentingnya meningkatkan keterampilan dan pengetahuan untuk memenuhi tuntutan pekerjaan tanpa mengorbankan ibadah. Ia mengajak umat untuk menjadikan sholat sebagai motivasi untuk bekerja lebih baik, bukan sebagai beban.

Baca juga: Waspada! Buah Hijau Ini Bisa Hambat Kecerdasanmu

"Sholat harus menjadi penyemangat kita dalam menjalani hidup, bukan penghalang," tegasnya, mengakhiri ceramah dengan harapan agar umat Islam dapat menemukan keseimbangan yang baik antara dunia dan akhirat.

Pesan Gus Baha ini menjadi pengingat penting bagi kita semua untuk menjalani kehidupan dengan bijak, memahami peran dan tanggung jawab masing-masing, serta mencari keseimbangan antara kewajiban duniawi dan spiritual.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 31 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)