Turki Siaga! Erdogan Ungkap Ambisi Tersembunyi Israel
nabilKamis, 17 Oktober 2024 - 07:34 WIB
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Selasa mengecam operasi darat Israel di Lebanon. Dia mendesak PBB dan organisasi internasional lainnya untuk menghentikannya tanpa "membuang lebih banyak waktu".
"Apapun yang dilakukan Israel, cepat atau lambat akan dihentikan," tegas Erdogan dalam pidatonya di parlemen Turki pada pembukaan tahun legislatif.
Erdogan menyebut "teror dan genosida" yang dilakukan Israel di Gaza kini telah mencapai Lebanon. Dia memperingatkan jika tidak dihentikan, pemerintah Israel bisa mengincar Turki selanjutnya.
"Didorong oleh khayalan 'tanah yang dijanjikan', setelah Palestina dan Lebanon, pemerintah Israel akan mengincar tanah air kami (Turki). Pendudukan, teror, dan agresi ada di dekat kita. Kita tidak menghadapi negara yang terikat hukum, tapi gerombolan pembunuh yang haus darah dan hidup dari pendudukan," tegas Presiden Erdogan.
Erdogan mengutuk tindakan Israel, menuduhnya melakukan 'genosida' selama bertahun-tahun di Gaza dan 'serangan teroris' baru-baru ini di Lebanon. Dia menyatakan pemerintah Israel mendorong negara-negara kawasan ke dalam konflik.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”