Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 22 Juli 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Pesan KH Abdul Gofur agar Santri Bersaing di Era Globalisasi

Muhajirin Selasa, 14 September 2021 - 14:54 WIB
Pesan KH Abdul Gofur agar Santri Bersaing di Era Globalisasi
Santriwati di Pondok Pesantren. Karakter utama santri tidak boleh dikompromikan tapi mesti luwes bergaul di tengah masyarakat Foto: Langit7.id/Istock
LANGIT7.ID - Tradisi santri yang sangat menonjol adalah semangat berkorban, mandiri, bersahaja, egaliter, tawaduk, dan moderat. Sifat-sifat ini merupakan karakter kebangsaan yang sangat penting.

Karakter-karakter itu merupakan modal penting bagi para santri untuk bersaing di era globalisasi. Pengasuh Ponpes Sorang, Dr. KH Abdul Gofur, mengingatkan, era saat ini mengalami perubahan yang sangat cepat.

“Di satu sisi, kita ini jangan sampai kehilangan jati diri sebagai santri. Tapi di sisi lain, kita memang perlu untuk membaur dengan dunia luar,” kata Kiai Abdul Gofur dalam webinar yang digelar UNSIQ, Selasa (14/9/2021).

Para santri tidak boleh hanya mencari ijazah saja. Persaingan saat ini sangat membutuhkan kekuatan karakter. Karanter santri tersebut tidak bisa dikompromikan

Namun, santri juga harus memilikin keluwesan saat bergaul di tengah-tengah orang banyak.

“Nah, itu yang kemudian kita sering sebut melahirkan filter-filter dalam diri santri. Kita ini orientasi pendidikannya lebih banyak memberikan filter kepada santri,” ucap Kiai Gofur.

Maka itu, dia meminta para santri untuk memperkuat nilai-niulai spiritual saat masih mondok.

Selain itu, santri harus memparbanyak membaca buku untuk menambah wawasan dan terus belajar perkembangan dunia luar agar menjadi santri yang berkarakter.

“Kuatkan spiritualitas, karena spiritualitas itulah yang akan membentengi diri kita di mana pun berada. Kita tetap bisa menampilkan diri jati diri sebagai santri,” ucap Kiai Gofur.

Santri juga harus memiliki kapabilitas (kemampuan atau kecakapan). Kecakapan itu ditunjang dengan memperbanyak membaca buku pengetahuan.

“Kalau sudah dapat dua itu, bangun jaringan seluas-luasnya. Minimal kalau tidak bisa menguasai dunia, santri bisa menguasaii dunia,” ucap beliau.

(arp)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 22 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:03
Ashar
15:24
Maghrib
17:57
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan