LANGIT7.ID-, Jakarta- - Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengecam keras tindakan Israel dalam pidatonya pada pembukaan Forum Perkotaan Dunia ke-12 (WUF12) di Kairo, Senin. Abbas menyampaikan keprihatinan mendalam atas situasi yang terjadi di wilayah Palestina.
"Palestina hadir di Forum Perkotaan Dunia di tengah kejahatan genosida dan pembersihan etnis yang dilakukan oleh pendudukan Israel di Jalur Gaza, Yerusalem Timur, dan Tepi Barat," ungkap Abbas dalam pidatonya.
Pemimpin Palestina itu menggambarkan kehancuran Gaza yang sangat parah. "Lebih dari 80 persen rumah, sekolah, dan rumah sakit di Jalur Gaza telah hancur, dan lebih dari 150.000 warga Palestina tewas atau terluka," jelasnya dengan nada prihatin.
Baca juga:
Untuk informasi terbaru mengenai konflik di timur tengah, kunjungi halaman ini.Abbas mendesak komunitas internasional untuk meminta pertanggungjawaban Israel. "Kami menginginkan keputusan dan sikap tegas dari dunia terkait apa yang Israel lakukan," tegasnya.
Presiden Palestina juga menyerukan gencatan senjata dan penarikan pasukan Israel dari Gaza. Ia menegaskan bahwa wilayah tersebut telah benar-benar hancur.
"Israel tidak bisa berada di atas hukum internasional," kata Abbas. "Negara Israel harus bertanggung jawab atas penolakannya mematuhi syarat keanggotaan PBB. Ini membutuhkan tindakan tegas. Kami menginginkan keputusan yang tegas dari dunia dan PBB terhadap Israel."
Abbas menambahkan, "Sudah waktunya untuk menerapkan resolusi Dewan Keamanan tentang gencatan senjata, yang berkali-kali diblokir Amerika di Dewan Keamanan."
Pernyataan Abbas ini disampaikan saat pembukaan Forum Perkotaan Dunia ke-12 (WUF12), konferensi utama PBB tentang pembangunan perkotaan berkelanjutan. Forum ini diselenggarakan di Mesir untuk pertama kalinya di Afrika dalam 20 tahun terakhir, dengan tema "Semuanya Dimulai dari Rumah: Tindakan Lokal untuk Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan."
(lam)