Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 17 Juni 2026
home wirausaha syariah detail berita

Kelola 6 Ribu Ekor Ayam Petelur, Muslim Ini Hasilkan Omzet Rp6 Juta Sehari

mahmuda attar hussein Kamis, 16 September 2021 - 11:00 WIB
Kelola 6 Ribu Ekor Ayam Petelur, Muslim Ini Hasilkan Omzet Rp6 Juta Sehari
Peternak ayam petelur di daerah Gunung Sindur, Bogor, Rizal Anshori. Foto: Youtube Jagadtani TV
LANGIT7.ID, Bogor - Komoditas telur ayam terus mengalami peningkatan permintaan setiap harinya. Harga dan pasokannya yang selalu stabil di pasaran, membuat telur ayam tidak pernah terganggu akan situasi apa pun, bahkan seperti pandemi Covid-19 saat ini.

Hal itu menjadikan peluang bisnis di dalamnya pun cukup menjanjikan, sehingga banyak orang yang mulai tertarik untuk terjun ke dalam bidang usaha satu ini. Hal itu dibuktikan dengan jumlah peternak ayam petelur di tanah air yang kian menjamur, karena potensi hasil panennya yang menguntungkan dan relatif stabil.

Seperti peternak ayam petelur di daerah Gunung Sindur, Bogor, Rizal Anshori yang mengatakan, dari usahanya di bidang ini, ia mampu meraup omzet hingga Rp6 juta per hari. Angka tersebut didapatkan dari jumlah populasi ayam petelur yang dikelolanya saat ini, sebanyak 6.000 ekor.

Ia mengaku mendapatkan keuntungan yang cukup menjanjikan dari beternak ayam petelur. Pasalnya, selain telur ayam yang menjadi komoditas kebutuhan masyarakat, ayam petelur juga bisa memproduksi telurnya secara harian.
Kelola 6 Ribu Ekor Ayam Petelur, Muslim Ini Hasilkan Omzet Rp6 Juta Sehari
Untuk itu, Rizal selalu berupaya menjaga kesehatan dari ternaknya, agar bisa meningkatkan produktivitas.

“Kalau orang Lebaran biasanya libur, kita tidak libur. Alhamdulillah hari Minggu juga kita tetap digaji, karena produksi telur ayam ini Insya Allah bisa dipanen harian,” jelasnya dikanal Youtube Jagadtani TV.

Baca juga: Kurangi Pengangguran, Berdayakan Emak-emak dari Nilai Tambah Produk Olahan Lele

Rizal mulai merintis usaha peternakan ayam petelurnya sejak 2006. Saat itu, ia memulainya dengan menyiapkan ayam petelur sebanyak 200 ekor. Dalam perkembangannya, kini Rizal telah memiliki populasi ayam petelur sebanyak 6.000 ekor yang masih aktif berproduksi.

Rizal juga tergabung dalam kelompok peternak di daerahnya di sekitaran Gunung Sindur, Bogor. Sehingga ia dan peternak lainnya merasa cukup terbantu dalam menghadapi kendala yang ada.

“Saya memang sejak awal sudah menyukai bidang usaha ini, apalagi dengan tempatnya kebetulan juga mendukung. Kami memang sengaja membuat kandang peternakan ini di atas sebuah empang, sehingga menghindari bau yang akan ditimbulkan,” ujarnya.

Rizal menegaskan, perawatan maksimal kepada ayam petelur menjadi kunci utama keberhasilannya. Salah satunya dengan melakukan vaksinasi, karena untuk menjaga produktivitas ayam petelur, kesehatan ayam menjadi modal terpenting.
Kelola 6 Ribu Ekor Ayam Petelur, Muslim Ini Hasilkan Omzet Rp6 Juta Sehari
Menurutnya, vaksinasi terhadap ayam petelur yang dilakukan dalam berbagai tahapan tidak bisa dianggap remeh. Selain itu, bagi peternak ayam petelur juga diharapkan dapat mengetahui secara menyeluruh terkait kebutuhan vaksin kepada hewan ternaknya.

“Karena untuk usaha seperti peternakan ayam ini kita kan bermain dengan makhluk hidup. Jadi risikonya adalah kematian, sehingga untuk menjaga keberlangsungan usaha maka kita perlu mengetahui pasti untuk vaksinasi ayam petelur,” jelasnya.

Baca juga: Komedian Azis Gagap Terjun Bisnis Hewan Ternak, Laris Manis Saat Lebaran

Rizal menuturkan, dalam masa produksi ayam yang kurang lebih selama dua tahun, biasanya akan mengalami risiko kematian rata-rata sebanyak 20 persen.

Namun, semua permasalahan itu juga perlu dimitigasi untuk menghindari tingkat risiko kematian ayam yang lebih besar, dengan memberikan perawatan yang lebih baik.

Sementara untuk perawatan ayam petelurnya, Rizal selalu menjaga ketersediaan pakan bagi ayam petelurnya. Setidaknya, Rizal memberikan pakan sebanyak dua kali dalam sehari, tepatnya pada pukul 05.30 WIB dan 14.00 WIB.

“Pakan ini dibeli langsung dari pasar yang sudah menyediakan. Jadi kami tidak lagi mencampur pakan olahan, karena kandungan yang ada sudah dirasa cukup. Sementara, untuk pengambilan telur, kita juga lakukan sehari dua kali, sekitar pukul 09.00 pagi dan 17.00 sore,” imbuhnya.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 17 Juni 2026
Imsak
04:29
Shubuh
04:39
Dhuhur
11:57
Ashar
15:18
Maghrib
17:50
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)