LANGIT7.ID, - Tinggal di perkotaan dengan lahan rumah sempit bukan hambatan untuk berkebun. Banyak cara dan metode untuk menyulap ruang terbatas menjadi taman yang indah. Kita hanya memerlukan sedikit kreativitas, dan tentu saja imajinasi yang luas.
Satu lagi, sebelum masuk ke soal metode, perlu diketahui mengapa berkebun sangat bermanfaat. Karena ia bukan hanya soal tanam-menaman dan memetik hasil panen. Aktivitas ini merangsang daya fungsi otak, menguatkan kekebalan tubuh, membangun ketangkasan, hingga memperkaya imajinasi anak. Jadi libatkan si kecil juga ya.
Baik, kembali ke berkebun di lahan sempit, dari berbagai sumber yang dihimpun, begini cara menyiasatinya
1. Metode vertikulturMetode berkebun di lahan sempit vertikultur adalah dengan menyusun tanaman secara vertikal ke atas. Buatlah rak-rak di dinding, misalnya, untuk meletakkan tanaman. Beri jarak 20cm hingga 30cm agar rapih dalam penyusunan tanaman.
Gunakan pipa panjang atau paralon sebagai wadah tanam. Bila ingin menanam satuan dan variatif, pot kecil juga tidak masalah untuk bercocok tanam di lahan sempit. Luas tanah yang dibutuhkan untuk menanam secara vertikuktur setidaknya sekitar 1m.
2. Sayuran atau bunga hias? Keduanya tak masalahTanaman yang biasanya mudah dirawat secara vertikultur, yakni kangkung, bayam, dan caisin. Jenis umbi-umbian pun bisa seperti bawang, kentang dan wortel. Sementara untuk tanaman buah seperti stroberi dan bunga mawar juga bisa kamu tanam secara vertikultur.
3. Manfaatkan barang bekas di rumahBarang bekas di rumah seperti kaleng, botol, toples, gelas plastik tak terpakai bisa dimanfaatkan sebagai media tanam berkebun di lahan sempit. Selain ramah lingkungan, menggunakan barang bekas juga bisa menghemat pengeluaran.
4. Pot serba adaSatu pot untuk berbagai macam tanaman? Siapa bilang tidak bisa. Siapkan pot berukuran cukup besar, letakkan beberapa tanaman di dalamnya dengan pengaturan jarak yang wajar. Dua bunga yang berbeda bisa juga ditanam dalam satu pot.
5. HidroponikMetode Hidroponik adalah cara berkebun di lahan sempit menggunakan media air. Nantinya, nutrisi yang diperlukan oleh tanaman akan dilarutkan bersama media tanam air. Banyak metode hidroponik yang bisa diterapkan, di antaranya aquaponik, aeroponik, fertigasi dan metode drip.
Kelebihan tanaman yang ditanam menggunakan metode hidroponik memiliki tingkat keseragaman yang tinggi, berkualitas baik dan dapat dipanen hingga beberapa kali.
(arp)