LANGIT7.ID-Jakarta; Israel kembali membuat situasi Timur Tengah memanas. Kali ini mereka meluncurkan serangan ke berbagai fasilitas penting di Yaman pada Kamis kemarin. Sasarannya adalah pelabuhan dan infrastruktur energi yang diduga dipakai oleh kelompok Houthi.
Serangan ini terjadi setelah Israel berhasil menangkis rudal yang ditembakkan oleh kelompok Houthi. Militer Israel menyebut mereka melakukan serangan tepat sasaran ke beberapa target militer Houthi di Yaman, terutama di wilayah pelabuhan dan fasilitas energi di kota Sanaa.
Media Al-Masira milik Houthi melaporkan, serangan Israel menghantam dua pembangkit listrik utama di ibu kota Sanaa. Tak hanya itu, di kota pelabuhan Hodeidah, Israel juga melancarkan enam serangan. Empat serangan mengarah ke pelabuhan, dan dua serangan lainnya membidik fasilitas minyak.
Baca juga: Blinken Optimis Gencatan Senjata Gaza Segera Terwujud, Ini AlasannyaIni bukan kali pertama Israel menyerang Yaman pekan ini. Sebelumnya pada hari Senin, mereka sudah menangkis rudal dari Yaman. Kelompok Houthi mengaku rudal tersebut mereka tembakkan ke area Tel Aviv.
Di hari yang sama, angkatan laut Israel juga berhasil menangkis drone yang diluncurkan dari Yaman di Laut Mediterania. Kelompok Houthi terang-terangan menyatakan aksi mereka sebagai bentuk dukungan untuk Palestina. Mereka berjanji akan terus melakukan serangan sampai Israel menghentikan agresi di Gaza dan mengakhiri pengepungan.
Baca juga: Ultimatum Arab Saudi ke Israel: Setujui Negara Palestina atau Tak Ada DealSebelumnya pada 9 Desember, sebuah drone Houthi meledak di atap gedung tempat tinggal di kota Yavne, Israel. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun pada Juli lalu, serangan drone Houthi di Tel Aviv menewaskan satu warga sipil Israel. Kejadian ini memicu Israel melakukan serangan balasan ke pelabuhan Hodeidah di Yaman.
Houthi juga sering mengganggu kapal-kapal yang melintas di Laut Merah dan Teluk Aden. Akibatnya, pasukan AS dan Inggris pun ikut melakukan serangan balasan ke target-target Houthi.
Juru bicara militer Israel, Daniel Hagari, menilai kelompok Houthi sudah menjadi ancaman global. Dia juga menyebut Iran terlibat mendukung kelompok ini. "Kami akan terus bertindak melawan siapa saja di Timur Tengah yang mengancam Israel," tegasnya.
(lam)