LANGIT7.ID-Jakarta; Minuman yang tepat setelah makan bisa mengurangi masalah pada pencernaan. Selain itu juga membantu saluran cerna mengolah makanan dengan baik.
Melansir dari laman Well and Good, ahli diet terdaftar dan pakar kesehatan usus Amanda Sauceda RD mengatakan ada enam minuman yang bisa dinikmati setelah makan malam tanpa merasa kekenyangan.
1. AirAir penting untuk selalu tersedia karena dibutuhkan untuk memecah makanan menjadi komponen nutrisinya, dan melunakkan tinja mencegah sembelit, menurut Mayo Clinic.
Baca juga: Terobsesi Makan Sehat Bisa Berdampak Buruk pada KesehatanAda banyak cara kreatif untuk membumbui atau mempermanis air yang diminum. Pertimbangkan untuk mencoba air infus, yang dapat menggunakan bahan-bahan seperti mentimun, stroberi, mint, dan banyak lagi.
2. Teh JaheJahe mengandung lebih dari 400 senyawa bermanfaat, termasuk senyawa yang memiliki sifat karminatif untuk memperlancar pencernaan, meredakan kram, refluks, gas, kembung, dan rasa kenyang yang tidak nyaman.
3. Teh peperminTeh pepermin merupakan minuman yang secara tradisional direkomendasikan untuk mengatasi sakit perut. Dari segi penelitian, manfaat terbesar tampaknya berasal dari minyak esensial pepermin, yang telah terbukti meredakan nyeri perut setelah makan, khususnya pada orang dengan sindrom iritasi usus besar.
Baca juga: 5 Masalah Kesehatan yang Rentan Dialami Pria, Salah Satunya Penyakit Jantung4. KombuchaKombucha merupakan minuman teh fermentasi yang memiliki berbagai rasa dan benar-benar dapat membantu membersihkan lidah sekaligus mendapatkan dosis probiotik yang menyehatkan usus.
Baca juga: Perut Jadi Buncit, Hindari Kebiasaan Sarapan IniMinum kombucha setiap hari membantu meredakan sembelit jangka pendek pada penderita IBS. Karbonasi juga dapat membantu meredakan perut mual. Namun, gelembung-gelembungnya terkadang dapat memicu mulas, jadi hindari minuman ini jika menderita refluks asam atau GERD.
5. KefirKefir merupakan produk minuman susu fermentasi yang memiliki efek mendinginkan, mirip dengan yogurt encer. Kefir memiliki kandungan laktosa lebih rendah secara alami dan probiotik.(*)
(lam)