Gaya Hidup 'Mager' Ternyata Berdampak Bagus untuk Kesehatan Otak
fajar adhityaAhad, 05 Januari 2025 - 18:10 WIB
(Foto:Freepik.com)
LANGIT7.ID-Jakarta; Meskipun kerap dikaitkan dengan dampak negatif bagi kesehatan fisik dan mental, sebuah riset menunjukkan bahwa kegiatan sedentari atau malas bergerak atau mager memiliki manfaat bagi kemampuan otak mengingat dan berpikir.
Melansir dari Medical Daily, sebuah riset yang diterbitkan di Journal of Gerontology Series A mengungkapkan efek perilaku sedentari terhadap kesehatan otak yang bergantung terhadap tipe aktivitas yang dijalankan. Hasil riset menjelaskan, sejumlah aktivitas seperti membaca, mendengarkan musik, membuat kerajinan, berdoa, atau mengobrol dengan teman memiliki khasiat meningkatkan memori dan fungsi kognitif.
"Kami menemukan bahwa jenis-jenis aktivitas tertentu secara signifikan berdampak pada kesehatan otak. Aktivitas sosial dan menyenangkan bagi mental dapat meningkatkan kinerja otak, sementara aktivitas pasif, seperti menonton televisi yang berlebihan, dapat memiliki efek yang merugikan," ujar Maddison Mellow selaku peneliti utama dalam riset tersebut .
Namun, kegiatan yang tidak memerlukan partisipasi aktif seperti menonton televisi dalam jangka waktu yang lama atau bermain gim, dikaitkan dengan hasil kognitif yang lebih buruk.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”