LANGIT7.ID-Gunungsitoli; Pemuda Muhammadiyah terus didorong untuk menjadi generasi yang mandiri, baik secara ekonomi maupun intelektual. Hal ini ditegaskan oleh Sekretaris Jendral Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Najih Prasetyo, dalam acara Baitul Arqam Madya Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara di Gunungsitoli,. Menurutnya, kemandirian ekonomi dan penguatan literasi intelektual adalah dua pilar penting yang harus dimiliki oleh setiap pemuda Muhammadiyah untuk berkontribusi bagi kemaslahatan umat.
Najih menekankan bahwa generasi muda Muhammadiyah tidak boleh lemah (dhaif) dalam hal ekonomi. "Kita dilarang meninggalkan generasi yang lemah secara ekonomi. Pemuda Muhammadiyah harus berdaya dan mampu berbagi untuk kemaslahatan umat," ujarnya, dikutip Rabu (29/1/2025).
Ia menjelaskan bahwa semangat kemandirian ekonomi harus tertanam dalam diri setiap pemuda Muhammadiyah agar mereka bisa menjadi pelopor pemberdayaan di lingkungannya. Pemberdayaan ekonomi, menurut Najih, tidak hanya sekadar aktivitas bisnis, tetapi juga merupakan bentuk dakwah yang dapat meningkatkan kesejahteraan umat.
Selain aspek ekonomi, Najih juga menekankan pentingnya penguatan literasi intelektual bagi Pemuda Muhammadiyah. Ia menyatakan bahwa ilmu pengetahuan adalah kunci dari gerakan berkemajuan. "Ilmu adalah kunci dari gerakan berkemajuan. Pemuda Muhammadiyah harus terus belajar dan tidak boleh puas dengan ilmu yang sudah dimiliki," tegasnya.
Najih mengajak para kader untuk aktif mengaji, membaca buku, mengkaji, dan menimba ilmu dari para ahli. Budaya literasi, menurutnya, harus terus ditanamkan dan disuarakan oleh semua kader di mana pun mereka berada.
Tidak hanya itu, Najih juga menyoroti pentingnya kemampuan membaca situasi dan kondisi terkini, termasuk melalui media sosial. "Literasi tidak hanya tentang membaca buku, tetapi juga tentang memahami realitas yang terjadi di sekitar kita. Pemuda Muhammadiyah harus peka terhadap perkembangan zaman," tuturnya. Dengan demikian, Pemuda Muhammadiyah diharapkan dapat menjadi generasi yang tangguh, cerdas, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan umat dan bangsa.
Melalui pesan ini, Najih berharap Pemuda Muhammadiyah dapat menjadi garda terdepan dalam mewujudkan kemandirian ekonomi dan penguatan intelektual, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.
(lam)