LANGIT7.ID-Puasa Nisfu Syaban dan Ayyamul Bidh adalah salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan Rasulullah SAW.
Syaban adalah bulan kedelapan dalam kalender Hijriah, di mana pada bulan ini menjadi waktu penyerahan catatan amal manusia selama setahun kepada Allah swt.
Memuliakan Bulan Syaban juga sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW, sebagaimana sabda beliau, sebagai berikut:
“Siapa yang memuliakan bulan Syaban, bertakwa kepada Allah SWT, menaati-Nya, serta menjauhi dosa, maka Allah SWT akan menghapuskan kesalahannya dan melindunginya dari berbagai musibah serta penyakit sepanjang tahun.”
Puasa Nisfu Syaban Salah satu ibadah yang dianjurkan di bulan ini adalah puasa sunnah Nisfu Syaban, yang jatuh pada tanggal 15 Syaban. Tanggal ini juga bertepatan dengan hari terakhir puasa Ayyamul Bidh, yang merupakan puasa sunnah yang dilakukan di pertengahan bulan Hijriah.
Jadwal Puasa Nisfu Syaban dan Ayyamul Bidh 2025Menurut Kalender Hijriah Islam Indonesia yang diterbitkan oleh Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, tanggal 15 Syaban 1446 H jatuh pada Jumat, 14 Februari 2025.
Karena sistem penanggalan Islam mengikuti pergerakan bulan (komariah), awal hari dalam kalender Hijriah dimulai setelah matahari terbenam. Oleh sebab itu, malam Nisfu Syaban dimulai pada Kamis, 13 Februari 2025, setelah Maghrib. Sedangkan puasa Nisfu Syaban dilaksanakan pada Jumat, 14 Februari 2025.
Sementara itu, puasa Ayyamul Bidh yang juga dianjurkan pada pertengahan bulan Hijriah memiliki jadwal berikut:
-13 Syaban 1446 H: Rabu, 12 Februari 2025
-14 Syaban 1446 H: Kamis, 13 Februari 2025
-15 Syaban 1446 H: Jumat, 14 Februari 2025
Keistimewaan Puasa Nisfu Syaban dan Ayyamul BidhBerpuasa di bulan Syaban memiliki banyak keutamaan. Rasulullah SAW bersabda:
"Barangsiapa yang berpuasa tiga hari di awal, pertengahan, dan akhir bulan Syaban, maka Allah akan mencatat baginya pahala setara 70 Nabi. Ia juga akan memperoleh pahala ibadah selama 70 tahun dan jika meninggal dalam tahun itu, ia akan mendapatkan kemuliaan mati syahid." (*)
(hbd)