LANGIT7.ID, Jakarta - Shalat sunnah menurut istilah fiqih adalah shalat yang apabila dikerjakan mendapat pahala dan tidak berdosa bila ditinggalkan. Meskipun tak berdosa apabila ditinggalkan, shalat sunnah memiliki beragam keuatamaan.
Shalat sunnah sebagai penguat ibadah wajib ini disebut dengan Shalat Nawafil. Fungsi shalat Nawafil ialah untuk menyempurnakan dan memperbaiki ibadah wajib yang ditunaikan tidak sempurna.
Selain itu, Shalat Nawafil bertujuan untuk memerbanyak keridhaan dan pahala dari Allah. Shalat Nawafil juga berfungsi untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah.Berikut beberapa macam Shalat Nawafil.
1. Shalat WudhuShalat Wudhu merupakan shalat sunnah yang dikerjakan setelah berwudhu. Shalat Wudhu memiliki keutamaan jaminan surga bagi yang rutin mengerjakannya.
2. Shalat DhuhaShalat Dhuha adalah shalat sunnah yang dikerjakan pada waktu dhuha, yakni sekitar pukul 06.30 sampai masuk waktu dzuhur. Sahalat Dhuha memiliki keutamaan menarik rezeki.
3. Shalat TasbihShalat tasbih termasuk shalat mutak, yakni shalat sunnah yang tidak ada ketentuan waktunya. Shalat Tasbih memiliki keutamaan dapat menghapus dosa.
5. Shalat TahajudShalat Tahajud dikerjakan pada waktu malam setelah tidur. Shalat Tahajud disebut juga qiyamul lalil dan dikerjakan minimal dua rakaat.
6. Shalat WitirShalat Witir merupakan shalat sunnah penutup amalan ibadah harian. Shalat Witir dikerjakan dalam bilangan rakaat ganjil minimal satu rakaat dan maksimal 11 rakaat.
7. Shalat TaubatShalat Taubat adalah shalat sunnah untuk memohon ampunan Allah. Shalat Taubat memiliki keutamaan menghapus dosa dan mendekatkan diri kepada Allah.
(bal)