Kolom Hikmah Petunjuk-Nya: Mengenali Isyarat Allah dalam Kehidupan Sehari-hari
tim langit 7Senin, 17 Maret 2025 - 06:44 WIB
LANGIT7.ID-Di tengah kesibukan hidup yang terkadang membutakan, Allah SWT senantiasa memberikan isyarat-isyarat kebaikan kepada hamba-Nya. Seperti seorang kekasih yang tak lelah mengirimkan pesan, Allah pun menggunakan berbagai cara untuk mengingatkan kita agar tetap berada di jalan-Nya.
PT Djarum kembali menyampaikan pesan kebaikan untuk memaknai bulan Ramadan dan menyambut Hari Raya Idulfitri tahun ini, dengan mengangkat tema "Hikmah Petunjuk-Nya". Tema tersebut mengingatkan kita sebagai manusia yang seringkali berdoa dan memohon petunjuk-Nya, namun terkadang belum membuka hati untuk menerima petunjuk-Nya tersebut. Padahal mungkin jawaban dan petunjuk-Nya sudah ada di depan kita.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surat Al-Baqarah ayat 186, "Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku." Ayat ini menegaskan kedekatan Allah dengan hamba-Nya dan bagaimana Dia selalu mendengar setiap doa yang dipanjatkan untuk kebaikan.
Pertama, kebaikan Allah tercermin melalui Al-Qur'an. Kitab suci ini bukan sekadar panduan, tetapi juga obat dan penenang hati. Seringkali, tanpa disengaja, kita membuka halaman yang berisi jawaban atau peringatan yang tepat untuk mendorong kita melakukan kebaikan dan menjauhi keburukan.
Kedua, kebaikan Allah juga muncul melalui mimpi. Dalam tradisi Islam, mimpi yang baik dianggap sebagai salah satu cara Allah memberikan petunjuk kepada hamba-Nya. Melalui mimpi yang baik, Allah terkadang menunjukkan jalan kebaikan, memberi peringatan, atau menyampaikan kabar gembira kepada hamba-Nya.
Ketiga, alam semesta menjadi media kebaikan Allah untuk berkomunikasi dengan manusia. Hujan yang turun membawa kebaikan bagi tanaman dan kehidupan, mentari yang terbit membawa kebaikan berupa energi dan kehangatan, atau bunga yang mekar membawa kebaikan berupa keindahan—semuanya mengingatkan akan kasih sayang-Nya dan janji bahwa setelah kesulitan pasti ada kemudahan.
Keempat, Allah menyalurkan kebaikan melalui ujian dan cobaan. Sakit, kehilangan, atau kegagalan sering menjadi momen refleksi yang mendekatkan kita kepada-Nya. Di balik setiap musibah, tersimpan hikmah dan kebaikan berupa pelajaran berharga yang membuat kita lebih kuat dan lebih bertakwa.
Kelima, kebaikan Allah juga disalurkan melalui orang-orang di sekitar kita. Nasihat kebaikan dari orang tua, teguran membangun dari teman, atau bahkan kata-kata bijak dari anak kecil bisa menjadi jembatan hidayah yang membuka mata hati kita untuk berbuat kebaikan.
Keenam, dalam kesenyapan dan keheningan, Allah membisikkan kebaikan pada hati nurani kita. Perasaan tidak nyaman saat melakukan kesalahan atau dorongan untuk melakukan kebaikan adalah bentuk petunjuk Allah yang paling personal dan intim.
Jadi, mari buka mata dan telinga hati untuk menangkap berbagai peringatan Allah dalam kehidupan sehari-hari. Karena sejatinya, Allah tidak pernah berhenti mengingatkan hamba-Nya untuk melakukan kebaikan, hanya saja terkadang kita yang enggan mendengar dan melihat.