Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 April 2026
home masjid detail berita

Kisah Sufi: Si Tolol dan Unta yang Sedang Makan Rumput

miftah yusufpati Jum'at, 28 Maret 2025 - 05:07 WIB
Kisah Sufi: Si Tolol dan Unta yang Sedang Makan Rumput
Pada cermin menyimpang dalam pikiranmu, malaikat bisa tampak berwajah setan. Ilustrasi: AI
LANGIT7.ID--Kisah ini dinukil dari buku berjudul "Tales of The Dervishes" karya Idries Shah yang diterjemahkan Ahmad Bahar menjadi "Harta Karun dari Timur Tengah - Kisah Bijak Para Sufi".

Seorang tolol memperhatikan seekor unta yang sedang makan rumput. Katanya kepada unta itu, "Tampangmu serba janggal. Mengapa begitu?"

Unta menyahut, "Dalam menilai kesan yang tampak, kau mengaitkan kesalahan dengan hal yang menentukan bentuk. Berhati-hatilah tentang hal ini! Jangan menganggap wajahku yang buruk sebagai suatu kesalahan. Pergi saja kau dariku, lewat jalan pintas. Tampangku punya kegunaan tertentu, alasan tertentu. Busur memerlukan bagiannya yang bengkok, sama seperti talinya yang regang.

"Orang tolol, enyahlah! Pemahaman keledai sesuai dengan sifat keledai."

Baca juga: Kisah Sufi: Tapabrata Malik Dinar ----

Maulana Majdud, yang dikenal sebagai Hakim Sanai, Sang Bijak yang Tercerahkan dari Ghazna, menulis panjang lebar tentang tak bisa dipercayanya kesan subjektif dan penilaian kebiasaan.

Salah satu perkataannya adalah, "Pada cermin menyimpang dalam pikiranmu, malaikat bisa tampak berwajah setan."

Perumpamaan ini diambil dari karyanya, Walled Garden of Truth, yang ditulis sekitar tahun 1130.

(mif)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)