Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 29 Mei 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Alumni Gontor Gagas Forum Mubaligh, KH Hasan Sahal: Mubaligh Harus Membasuh Kelelahan Ummat

Muhajirin Senin, 27 September 2021 - 11:02 WIB
Alumni Gontor Gagas Forum Mubaligh, KH Hasan Sahal: Mubaligh Harus Membasuh Kelelahan Ummat
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor KH Hasan Abdullah Sahal (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo, KH Hasan Abdullah Sahal, meminta agar para dai atau mubaligh di Tanah Air hadir memberikan ketenangan kepada umat. Dia menyebut masyarakat sudah sangat lelah dengan pandemi yang tak kunjung reda.

Kiai Hasan tak ingin hati yang lelah itu membuat seorang manusia tertutup dari kebaikan. Dia menceritakan kisah Umar bin Khattab yang sedang menangis kemudian tersenyum hampir bersamaan. Ketika ditanya apa gerangan yang menyebabkan demikian, ia menjelaskan perihal dirinya pada masa jahiliyah dulu.

Baca Juga: Rektor Unida Gontor: Jangan Sedih, Hadapi Pandemi dengan Tawakkal

Umar bin Khattab menangis saat teringat momen ia mengubur anak perempuannya hidup-hidup. Lalu tersenyum saat mengingat cahaya Islam menghampiri sehingga bisa merasakan nikmatnya kebaikan.

Kiai Hasan mengingatkan, tangisan umat karena kejahiliyahan (kebodohan) membuat batin mereka tersiksa yang menjauhkan mereka dari kebaikan. Maka itu, para dari harus hadir terus memberikan edukasi dan menyebarkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.

“Kondisi ini harus direnungkan pada saat ini, adakah sekarang ini kita sedang menangis dan nanti akan tersenyum, atau sedang tersenyum dan nanti akan menangis, kembali kepada kita masing-masing,” kata KH Hasan dalam Seminar Nasional & Pelantikan Pengurus Pusat Forum Muballigh Alumni Gontor, Ahad (26/9/2021).

Baca Juga: Menengok Dapur Rekaman Nasyid Gontor, Dakwah Santri Lewat Karya Seni

Kiai Hasan meminta para dai fokus pada kelelahan umat menghadapi kebijakan sekitar solusi pandemi. Kelelahan-kelelahan umat tidak layak dibiarkan berkepanjangan, karena itu akan menimbulkan efek berkepanjangan.

“Keberhasilan arsitek pencipta kelelahan ini tidak boleh diperpanjang, dibiarkan. Keberhasilan proyek obok-obok umat yang yakin dan berpegang teguh pada pilar ad-Din yakni iman, islam, dan ihsan, tidak boleh dibiarkan. Jangan dibiarkan berkepanjangan dan berulang-ulang lagi,” ucap KH Hasan.

Menurut dia, kondisi saat ini membuka kembali medan dakwah hakiki, selayaknya yang dialami aktivis dakwah berabad-abad lalu. Para aktivis dakwah yang menegakkan pilar-pilar agama di tengah masyarakat. Sehingga, masyarakat terbebas dari penjajahan fisik dan pikiran.

“Para mubaligh itu menerapkan protokol ke surga dengan cara mengamalkan protokol kesehatan yang maksimal. Rumusan-rumusan alam itu kewajiban manusia untuk menyikapinya dengan benar, itu sunnatullah, penyakit menular itu sunnatullah,” kata KH Hasan.

Forum Muballigh Alumni (FMA) Gontor merupakan sebuah forum yang bertujuan menjadi wadah menampung para muballigh Alumni Gontor dalam berkiprah di masyarakat.

Baca Juga: Kiai Imam Zarkasyi, Si Bungsu Penanggung Jawab KMI Gontor

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 29 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)