LANGIT7.ID, Jakarta - Berbekal mencari berkah para ulama, Irham Haris, 33, bisa merasakan bisnis yang dikelolanya menjadi lebih berkembang.
"Baru 6 bulan ini saya merasakan nikmatnya, manisnya bisnis yang saya jalani, omsetnya pun Alhamdulillah rata-rata 40-60 juta perbulan." Ungkap Irham saat diwawancarai langsung tim Langit7 pada Selasa (28/9/2021).
Irham Haris merasakan bisnisnya jatuh bangun. Ia memulai usaha sejak duduk di bangku kuliah. Awalnya membuka usaha pakaian dengan nama brand Irham fashion. Namun usahanya tidak bertahan lama, terpaksa gulung tikar karena sepi pembeli.
"Usaha pertama saya jual baju, namanya lrham Fashion, Alhamdulillah sekarang sudah tutup." Ungkap ayah dua anak ini.
Baca juga: Dukung Keuangan Syariah, Erick Thohir: Pemerintah Dorong BSI Pemain GlobalPasca menikah, barulah Ia mencoba usaha baru. Sektor makanan dipilihnya karena ternyata pasangan ini suka wisata kuliner.
"Istri dan saya sama-sama suka makan, dan kita sama-sama suka banget pempek. Tiap ada pempek pasti kita singgah buat makan dan cobain."
Dari hobinya tersebut terbesit lah ide untuk membuka usaha pempek. Berawal dari istrinya, Novi Yuliani, yang membeli pempek rumahan, tapi rasanya tidak kalah dibanding yang ada di rumah makan.
"Suatu hari istri membawa pempek setelah kumpul-kumpul dengan rekannya. Pas dicoba enak, dan harganya murah."
Langsung setelah itu mencari sumber pembuat pempek kemudian diajak kerjasama, Irham yang asli Betawi ini mengaku sama sekali tidak bisa membuat pempek.
"Saya dan Istri cari pembuatnya, yang kebetulan asli Palembang, langsung kita ajak kerjasama. kalau saya asli Betawi, masa bikin pempek." Ujarnya dengan sedikit senyum.
Memulai usaha tahun 2016, Irham memulai usaha barunya, menamakan usahanya dengan nama Hafizah Food yang secara bahasa memiliki arti, makanan yang dijaga atau dipelihara.
"Hafizah Food diambil dari nama anak saya, berharap lebih berkah dari usaha sebelumnya yang mengatasnamakan saya sendiri." Kata Irham.
Dalam 5 tahun ini, usaha Hafizah Food terus berkembang, mulai dari penambahan menu dimsum, kebab, bahkan membuka paket gubukan untuk pernikahan atau acara lainnya.
"Tiap hari otak saya terus berpikir, sampai akhirnya kita buat menu tambahan, ada dimsum dan kebab. Dan saya melihat peluang untuk gubukan, karena pempek merupakan salah satu menu gubukan favorit di acara pesta pernikahan."
Baca juga: Pengusaha Nahdliyin Bantu UMKM Melek Digital dan MenduniaDiakuinya ketika berbincang dengan Langit7 usahanya baru terasa manisnya dalam 6 bulan terakhir. Sebelumnya, perkembangan usahanya landai begitu saja. Hal itu lantaran ada amalan-amalan yang diterapkan oleh pengusaha ini.
Saat ini dirinya mengaku sudah memiliki 25 distributor, dan saat ini membuka sistem franchise dengan gerobak bagi yang ingin ikut berwirausaha.
Rahasia usahanya bisa melejit 6 bulan terakhir diungkapkan secara gamblang oleh pengusaha satu ini, apa saja amalannya? Berikut penjelasannya:
1.Shalat berjamaah 5 waktu di masjidSaat ini, shalat berjamaah menjadi kewajiban bagi Irham dan tidak akan ditinggalkannya kecuali ada halangan yang berat.
"Sebelumnya berjamaah di masjid buat saya bukan dijadikan kewajiban, namun sekarang jika tidak ada uzur, selalu berjamaah di masjid."
2 Jumat Barokah dari masjid ke masjidProgram ini dilakukan satu bulan 2 kali, dengan sistem berpindah dari satu masjid ke masjid lain. Uang yang digunakan adalah sebagian dari keuntungan penjualan Hafizah Food.
"Programnya baru berjalan 2 kali dalam satu bulan, ada 200 paket pempek yang kita bagikan untuk jamaah shalat Jumat."
3. Berkah UlamaAda satu rahasia yang berbeda dari pengusaha lainnya, yaitu mencari berkah lewat ulama. Dalam setiap ada kesempatan, Irham selalu memberi satu paket besar pempek dan produk lain dari Hafizah Food untuk ulama.
"Mencari berkah ulama itu nyata hasilnya dan manisnya saya rasakan betul," ujarnya.
(zul)