LANGIT7.ID-Jakarta; Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta sebagai fasilitas khusus jemaah haji dan umrah pada Minggu (4/5/2025) di Tangerang, Banten. Dalam sambutannya, Prabowo menekankan komitmen pemerintah dalam memberikan layanan terbaik bagi jemaah, terutama karena mayoritas dari mereka adalah warga lanjut usia.
“Kita paham dan mengerti bahwa jemaah haji kita telah menabung cukup lama, bahkan juga menunggu cukup lama,” jelas Prabowo.
Ia menegaskan bahwa pemerintahannya akan bekerja maksimal untuk memastikan kenyamanan dan efisiensi biaya bagi calon jemaah“Sehingga pemerintah kita, khususnya di bawah kepemimpinan saya, akan berusaha sekeras tenaga untuk memberi pelayanan terbaik, juga kita berjuang keras untuk menurunkan biaya haji semurah-murah yang kita mampu,” imbuhnya.
Menurut Presiden, Indonesia memiliki posisi istimewa sebagai negara dengan jumlah jemaah haji dan umrah terbanyak di dunia. Hal ini dianggap sebagai tanggung jawab besar yang harus dijawab dengan pelayanan prima dari pemerintah.
“Ini sesuatu yang sangat besar, mungkin kita yang terbesar di dunia, dari seluruh umat Islam mungkin di Indonesia yang paling besar rombongan haji dan umrah,” ujar Prabowo.
Momen peresmian ini juga dihadiri oleh para pejabat tinggi negara. Di antaranya, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri BUMN Erick Thohir, serta Menteri Investasi Rosan Roeslani. Kehadiran Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, Penasihat Khusus Presiden Urusan Haji Muhadjir Effendy, dan Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono juga menandai pentingnya acara ini.
Selain itu, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut hadir. Wakil Menteri Perhubungan Suntana, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono, serta Wakil Kepala Badan Pengelola Haji Dahnil Anzar Simanjuntak dan Gubernur Banten Andra Soni juga turut menyaksikan peresmian fasilitas baru ini.
Presiden Prabowo menyatakan bahwa perhatian khusus akan terus diberikan pada aspek pelayanan dan logistik keberangkatan jemaah. Dengan pengelolaan yang lebih fokus, diharapkan perjalanan spiritual jutaan umat Islam dari Indonesia dapat berjalan lebih nyaman dan efisien.
(lam)