LANGIT7.ID, Jakarta - Anggota parlemen Amerika Serikat, awal pekan ini menghapus dana militer untuk Israel sebesar 1 miliar dolar AS dari undang-undang.
Penghapusan tersebut karena pengajuan keberatan dari sejumlah pihak
Hanya saja, para pemimpin partai masih menjanjikan mengangkat masalah ini akhir pekan nanti.
Suara keberatan itu dinyatakan anggota Demokrat di Kongres atau Parlemen AS terhadap ketentuan dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) anggaran sementara.
Dalam RUU Itu, AS menyediakan dana tambahan kepada Israel untuk mengisi kembali sistem pertahanan rudal Iron Domenya.
Perusahaan AS, Raytheon Technologies Corp (RTX.N) dikenal telah memproduksi banyak komponen Iron Dome.
Masyarakat mengutuk keras atas serangan yang dilakukan tentara Israel kepada rakyat Palestina beberapa hari terakhir, serta mendukung kemerdekaan bagi palestina.
Parlemen sedang memperdebatkan undang-undang untuk mendanai pemerintah federal hingga 3 Desember dan menaikkan batas pinjaman negara.
Perselisihan itu memaksa Komite Aturan DPR menunda penundaan sistem persenjataan Israel, sebelum para pemimpin Komite Alokasi berjanji pendanaan itu akan dimasukkan dalam RUU pengeluaran pertahanan akhir tahun ini.
Kemarin malam, Pemimpin Mayoritas DPR Steny Hoyer mengatakan dia akan membawa RUU ke Kongres akhir pekan ini yang akan sepenuhnya mendanai sistem pertahanan rudal dan berharap itu akan disahkan.
“Kita harus melakukannya karena itu sangat penting,” kata Hoye, dilansir
Middle East Monitor, Selasa (28/9).
Baca JugaRayakan Sukkot, Israel Larang Muslim Masuki Masjid Ibrahimi
Ulama Turki Sebut Palestina Garis Merah Ummat IslamSalah seorang Demokrat yang prihatin dengan pasal tersebut, Jamaal Bowman mengatakan anggota DPR tidak diberi cukup waktu untuk mempertimbangkan topik tersebut.
“Masalahnya adalah kepemimpinan akan hanya mempresentasikan untuk dapat disepakati, memberi kami sekitar lima menit untuk memutuskan apa yang akan kami lakukan, dan kemudian mencoba bergerak maju dengan itu,” ujar Bowman kepada wartawan.
Menurut laporan Layanan Riset Kongres AS tahun lalu, Amerika telah menyediakan lebih dari 1,6 miliar dolar Amerika bagi Israel untuk mengembangkan dan membangun sistem Iron Dome.
Pendanaan tersebut mencerminkan dukungan yang kuat untuk membantu Israel.
Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid mengatakan dalam sebuah pernyataan penghapusan dana itu adalah penundaan teknis. Dia telah diyakinkan oleh para pemimpin AS dana untuk Iron Dome akan segera ditransfer.
Beberapa Demokrat liberal keberatan dengan kebijakan AS-Israel tahun ini, mengutip banyak korban Palestina setelah Israel menyerang Jalur Gaza yang terkepung pada Mei.
Israel berdalih mereka membutuhkan Iron Dome untuk mencegat roket Palestina yang ditembakkan dari Gaza selama serangan militernya.
Baca Juga:Dakwah di Ruang Digital, Muhammadiyah: Hikmah dari Pandemi
Stable Al Fatih, Berwisata Sambil Olahraga Sesuai Sunnah(arp)