LANGIT7.ID-Jakarta; Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya tidak akan memaksakan diri untuk kembali maju sebagai calon presiden di Pilpres 2029 jika kinerjanya selama lima tahun tidak sesuai harapan.
Dalam Kongres Keempat Tunas Indonesia Raya, Ketua Umum Gerindra itu secara blak-blakan menyatakan bahwa ia memiliki standar pribadi dalam mengevaluasi masa kepemimpinannya. Bila dinilainya tidak mencapai target, maka ia tidak akan melanjutkan ke periode kedua.
"Kalau saya menilai bahwa diri saya sendiri tidak mencapai apa yang saya canangkan, saya tidak mau maju lagi sebagai Presiden Republik Indonesia," tegas Prabowo, dikutip Minggu (18/5/2025).
Pernyataan itu menjadi penegasan bahwa masa jabatan presiden bukan sekadar ambisi politik, melainkan harus disertai evaluasi objektif terhadap capaian kerja.
Namun, diskusi mengenai peluang dua periode sebenarnya sudah ramai di kalangan internal sejak awal masa pemerintahannya. Seruan tersebut bahkan sempat dilontarkan para kader muda Gerindra secara terbuka.
Menanggapi hal itu, Prabowo memilih meredam antusiasme tersebut. Ia meminta agar keinginan seperti itu cukup dipendam saja, tidak perlu diumbar atau disuarakan ke publik.
"Ada yang sebut Prabowo dua periode, saya kira saya mau koreksi. Kader-kader muda, saya mau koreksi saudara-saudara. Please tolong jangan sebut seperti itu."
Ia melanjutkan, "Niat itu silakan disimpan dalam hati. Tetapi saya sudah katakan nanti yang menentukan apakah Prabowo dua periode atau tidak, selain Yang Maha Kuasa, Prabowo sendiri."
Padahal, pemerintahan yang dipimpinnya saat ini belum genap satu tahun. Namun suara-suara tentang kelanjutan kekuasaan sudah mulai bermunculan, meskipun belum dibahas secara formal oleh partai.
Melalui pernyataannya, Prabowo ingin memberi sinyal bahwa fokus utamanya sekarang adalah bekerja, bukan menanggapi spekulasi tentang 2029. Ia ingin setiap keputusan politiknya didasarkan pada capaian konkret dan kehendak Ilahi, bukan tekanan massa atau euforia politik sesaat.
(lam)