Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home masjid detail berita

Kisah Hajar, Ismail, dan Asal Mula Zamzam

miftah yusufpati Sabtu, 24 Mei 2025 - 04:15 WIB
Kisah Hajar, Ismail, dan Asal Mula Zamzam
Air zamzam dikiriim ke Madinah. Foto: Arab News
LANGIT7.ID-Setelah kelahiran Ishaq, Sarah merasa tidak nyaman anaknya disamakan dengan Ismail, anak dari Hajar, dayangnya. Ketika melihat Ismail memukul adiknya, Sarah bersumpah tidak ingin tinggal bersama Hajar dan anaknya. Ibrahim pun membawa Hajar dan Ismail ke selatan, ke sebuah lembah sunyi—lokasi Makkah sekarang.

Muhammad Husain Haekal dalam bukunya berjudul "Sejarah Hidup Muhammad" mengisahkan pada saat itu, lembah tersebut hanya menjadi tempat persinggahan kafilah dari Syam ke Yaman dan sebaliknya, namun saat itu sedang sepi. Ibrahim meninggalkan Hajar dan Ismail dengan sedikit perbekalan.

Setelah kehabisan air, Hajar berlari-lari antara bukit Shafa dan Marwah tujuh kali dalam upaya mencari air. Dalam keputusasaan, ia kembali ke anaknya dan melihat air memancar dari tempat anaknya mengais tanah—itulah asal mula sumur Zamzam.

Air Zamzam kemudian menarik minat kabilah-kabilah untuk tinggal di daerah tersebut. Sebagian riwayat menyebut bahwa kabilah Jurhum sudah lebih dulu tinggal di sana, namun ada juga yang menyatakan mereka datang setelah munculnya Zamzam.

Ismail tumbuh dewasa dan menikah dengan perempuan dari kabilah Jurhum. Ia hidup bersama mereka, dan di tempat itulah rumah suci (Ka'bah) mulai dibangun dan kota Mekah berkembang di sekitarnya.

Baca juga: Ritual Pencucian Kakbah: Pakai Campuran Zamzam, Air Mawar dan Minyak Oud

Kunjungan Ibrahim kepada Ismail

Suatu hari, Ibrahim meminta izin kepada Sarah untuk mengunjungi Ismail dan ibunya. Setelah mendapat izin, ia pun pergi. Setibanya di rumah Ismail, ia bertemu istri Ismail dan bertanya:

"Di mana suamimu?"
"Ia sedang berburu," jawabnya.

Ibrahim meminta makanan atau minuman, namun tidak ada yang bisa dihidangkan. Sebelum pergi, Ibrahim berkata:

"Sampaikan salamku kepadanya dan katakan: 'Gantilah ambang pintu rumahmu.'"

Ketika pesan itu disampaikan, Ismail menceraikan istrinya dan kemudian menikah lagi dengan perempuan Jurhum lainnya, putri Mudzadz bin ‘Amr. Beberapa waktu kemudian, Ibrahim datang kembali dan kali ini disambut hangat oleh istri baru Ismail. Ia berkata:

"Sekarang ambang pintu rumahmu sudah kuat."

Baca juga: Kisah Nabi Ibrahim: Ketika Siti Sarah Melubangi Kedua Telinga Siti Hajar

Dari pernikahan ini, Ismail dikaruniai dua belas anak yang kemudian menjadi leluhur bangsa Arab Musta‘ribah—Arab yang terarabkan, hasil percampuran keturunan Jurhum (Arab asli) dengan Ismail.

Dengan demikian, Ismail sebagai anak dari Ibrahim menjalin garis keturunan dengan Mesir dari pihak ibu, dan dengan Irak dan Palestina dari pihak ayah—tempat di mana Ibrahim pernah menginjakkan kaki.

(mif)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)