Perpaduan darah Nabi Ismail dan Suku Jurhum melahirkan entitas Arab Musta'ribah. Sebuah sejarah panjang asimilasi di lembah Makkah yang mengubah peta sosiologis Jazirah Arab selamanya.
Setelah bertahun-tahun terpisah oleh jarak Palestina-Mekah, Ibrahim kembali untuk menengok Ismail. Sebuah kunjungan singkat yang menyisakan pesan simbolis tentang standar moral pendamping hidup sang nabi.
Di ambang maut yang mengintai Ismail kecil, sebuah keajaiban memancar dari perut bumi Mekah. Air Zamzam bukan sekadar pelepas dahaga, melainkan magnet peradaban yang mengubah padang tandus menjadi kota suci.
Sarah, yang menyimpan bara cemburu, merasa gusar. Terlebih ketika suatu hari ia melihat Ismail, si anak dayang, memukul adiknya. Murka Sarah memuncak. Ia tak ingin satu atap dengan Hajar dan anaknya.
Dari langkah sunyi seorang ayah dan putra di tanah tandus, hingga pusaran sejarah yang mengikat Makkah sebagai nadi keimanan umat Islam. Mengapa masih ada yang meragukan?
Ya Allah, mulai hari ini tidak ada yang lebih besar dari-Mu. Tidak ada yang kami taati selain Engkau. Kami akan taat hanya kepada mereka yang taat kepada-Mu.
Kemungkinan besar, asal-usulnya bermula sejak ribuan tahun yang lalu. Yang dapat dipastikan adalah bahwa lembah tersebut dahulu menjadi tempat perhentian kafilah untuk beristirahat, karena terdapat sumber mata air.
Ketika melihat Ismail memukul adiknya, Sarah bersumpah tidak ingin tinggal bersama Hajar dan anaknya. Ibrahim pun membawa Hajar dan Ismail ke selatan, ke sebuah lembah sunyilokasi Makkah sekarang.
Sejumlah ahli berbeda pendapat mengenai siapa yang disembelih oleh Nabi Ibrahim dan di mana peristiwa kurban itu terjadi. Apakah itu terjadi sebelum kelahiran Ishaq atau sesudahnya?
Setelah istri kedua Nabi Ibrahim ini melahirkan Ismail, Siti Hajar seringkali berani menentang omongan Siti Sarah. Suatu ketika, saking jengkelnya, Siti Sarah mengucapkan sumpah yang berat.
Tatkala Nabi Ibrahim mendatangi rumah Ismail, beliau hanya berjumpa sang menantu. Istri Nabi Ismail itu mengeluh tentang kehidupannya. Inilah yang membuat Nabi Ibrahim minta agar Ismail menceraikan istrinya.