Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 26 Mei 2026
home global news detail berita

Festival Tumpeng 2025, Menbud Fadli Zon Tegaskan Tumpeng Simbol Budaya dan Diplomasi Kuliner

tim langit 7 Ahad, 24 Agustus 2025 - 10:25 WIB
Festival Tumpeng 2025, Menbud Fadli Zon Tegaskan Tumpeng Simbol Budaya dan Diplomasi Kuliner
LANGIT7.ID–Jakarta; Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menghadiri Festival Tumpeng Indonesia 2025 yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta. Acara ini terselenggara atas kerja sama Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI), Indonesian Gastronomy Community (IGC), dan Hotel Borobudur. Dalam sambutannya, Menbud menegaskan bahwa tumpeng bukan sekadar hidangan, melainkan simbol identitas budaya bangsa sekaligus instrumen diplomasi kuliner Indonesia di dunia internasional.

“Tumpeng mencerminkan hubungan manusia dengan Sang Pencipta sekaligus nilai gotong royong dan kebersamaan. Filosofi ini sangat universal dan relevan di tengah dunia yang semakin individualis. Karena itu, kuliner kita, termasuk tumpeng, bisa menjadi tradisi yang mendunia,” ujar Fadli Zon dalam keterangannya, Minggu (24/8/2025).

Menbud menekankan bahwa kuliner Indonesia adalah produk budaya dan warisan tak benda yang tidak boleh dipandang hanya sebagai konsumsi, tetapi juga jembatan antarbudaya dan kekuatan ekonomi kreatif. Hingga 2024, terdapat 2.213 Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTBI), di antaranya 231 jenis kuliner tradisional. Namun, jumlah ini masih jauh dari cukup untuk mewakili keragaman kuliner Nusantara. Beberapa bahkan sudah terancam punah, seperti Itak Poul-Poul dari Sumatera Utara dan Penyurong dari Bangka Belitung.

“Kuliner adalah diplomasi budaya yang sangat efektif. Banyak masyarakat internasional mengenal Indonesia dari makanannya. Contohnya, yaitu Rendang yang pernah dinobatkan sebagai makanan terenak di dunia versi CNN Travel. Ada lagi sate, nasi goreng, hingga soto adalah kekayaan kuliner kita. Tapi sayangnya, kuliner Indonesia belum dipromosikan secara proporsional,” ungkapnya.

“Untuk itu, kami di Kementerian Kebudayaan selalu berkomitmen untuk mendukung pelestarian dan pengembangan kuliner Nusantara, baik melalui edukasi, promosi, hingga pengakuan secara hukum seperti penetapan Warisan Budaya Takbenda,” tambah Menbud.

Menteri Fadli juga mengingatkan pentingnya percepatan promosi kuliner Indonesia di luar negeri. Ia mencontohkan negara tetangga seperti Thailand dan Vietnam yang restorannya hadir hampir di seluruh dunia. Sementara itu, restoran Indonesia masih terbatas, meski kini mulai berkembang pesat di beberapa negara, salah satunya di Turki yang dalam lima tahun meningkat dari hanya tiga menjadi sekitar tiga puluh restoran di Istanbul.

“Kita jangan sampai kalah dengan negara tetangga. Kuliner Indonesia adalah salah satu produk dan ekspresi budaya kita. Wajib kita perkenalkan kepada dunia. Mungkin kedepan kita bisa bersinergi antara Kementerian Kebudayaan dengan IGC, APJI, dan KBRI atau KJRI dalam mendata jumlah restoran Indonesia di berbagai negara, karena itu bisa menjadi Hub kita,” tegas Menbud.

Festival Tumpeng Indonesia merupakan festival berbasis kuliner yang diselenggarakan oleh IGC berkolaborasi dengan APJI dan Hotel Borobudur Indonesia dengan fokus pada hidangan tumpeng. Festival ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Hotel Borobudur dalam memperingati HUT RI ke-80 dengan tajuk “Discovery Nusantara”. Festival tumpeng Indonesia 2025 sendiri mengambil tema “Menghidupkan Tradisi, Menyatukan Generasi” yang diharapkan dapat menjadi wadah dalam menjadikan tumpeng sebagai warisan kuliner lintas generasi dan simbol identitas bangsa. Lebih dari itu, tumpeng diharapkan dapat menjadi kuliner yang memberikan nilai tambah ekonomi bagi industri boga Tanah Air serta tak kalah penting, dapat menjadi alat diplomasi budaya bangsa di mancanegara.

Hadir dalam festival tersebut, antara lain Ketua DPP APJI, Tashya Megananda Yukki; Ketua Umum IGC, Ria Musiawan; Wakil Sekretaris Jenderal IGC, Dewi Susan; General Manager Hotel Borobudur, Anggie Ayuningtyas; Ketua Yayasan Lembaga Bina Pendidikan Pariwisata, Parlagutan Silitonga; para ahli Gastronomi Indonesia; serta para seniman dan budayawan.

Menutup sambutannya, Menbud berharap melalui festival ini dapat menjadi salah satu upaya dalam pemajuan kebudayaan dan membawa tumpeng semakin dikenal oleh dunia. “Kita berharap tumpeng ini dapat menjadi representasi dari kuliner Nusantara di kancah internasional. Bahkan mungkin bisa menjadi tradisi dunia. Semoga semakin banyak generasi muda mencintai budaya dan kuliner nusantara, khususnya tumpeng,” tutup Menbud Fadli.

Melalui Festival Tumpeng Indonesia 2025, diharapkan bukan hanya menjadi wadah dalam memperkenalkan kembali kekayaan kuliner tradisional, tetapi juga memperkuat identitas budaya bangsa, menumbuhkan rasa bangga generasi muda terhadap warisan leluhur, serta memperkuat sinergi promosi kuliner Indonesia di kancah global.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 26 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)