Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Era Transformasi Digital, Saatnya Ummat Islam Fokus Berbisnis

mahmuda attar hussein Selasa, 05 Oktober 2021 - 15:15 WIB
Era Transformasi Digital, Saatnya Ummat Islam Fokus Berbisnis
Ustadz sekaligus pengusaha, Abu Sauqi. Foto: Langit7/ Attar
Langit7, Jakarta - Saat ini, setidaknya 90 persen kekayaan atau pun uang dikuasai oleh 10 persen orang. Ini merupakan fenomena tragis, yang disebabkan kurangnya pebisnis dari kaum muslim.

Da’i, dan pengusaha Muslim, sekaligus penggagas rumah zakat, Ustadz Abu Syauqi mengatakan, rezeki bisa didapatkan dari 10 pintu yang telah disebutkan Islam. Sembilan pintu rezeki dari kegiatan berdagang, dan satunya lagi diperoleh dari bekerja dengan tangan.

“Oleh karena itu, ada yang ditinggalkan dari kebiasaan orang tua dulu, termasuk di zaman Rasulullah SAW, yaitu berbisnis atau pun berdagang. Padahal kita sekarang ini memerlukan ketahanan rupiah atau pun membangun bisnis,” ujarnya secara daring di Kajian Majelis Tadabbur Interaktif, Selasa (5/10).

Baca juga: Pinjaman Online Terbaik untuk Ummat, Prosesnya di Sepertiga Malam

Sebab, lanjut dia, jika mulai bermusuhan dengan bisnis, akibatnya kaum muslimin jatuh dalam keterpurukan di bidang ekonomi dan menjadi bergantung pada orang lain. Untuk itu, sudah seharusnya bagi kaum muslim untuk memiliki kesalehan dan kekayaan yang baik pula.

“Jadi jangan sampai orang soleh itu miskin, dan orang kaya itu jauh dari agama. Ini perilaku yang sangat bertentangan,” ujarnya.

Menurutnya, di era transformasi digital ini, berbisnis lebih diperlukan daripada di masa lalu. Sebab, angka pengangguran saat ini pun didapati dari mereka yang merupakan lulusan perguruan tinggi.

“Hal ini disebabkan oleh sistem pendidikan secara umum di dunia yang di desain untuk mencetak kelas menengah. Tidak ada sistem pendidikan kita yang berusaha untuk mencetak para pengusaha,” ujarnya.

Baca juga: Kopi Dominasi Ekspor Komoditas Pertanian

Ia menybetukan, di Indonesia saat ini setidaknya terdapat dua persen keluarga ultra kaya menguasai 50 persen kekayaan Indonesia. Sehingga, untuk bisa menaikkan taraf hidup atau pun menjaga ketahanan rupiah, bisnis menjadi sesuatu kepastian yang perlu dilakukan, khususnya oleh kaum muslim.

“Jadi saat ini bisnis bukan lagi soal uang, melainkan jihad di jalan Allah. Karena kalau tujuannya uang, dikhawatirkan kita menjadi kaum muslim yang masuk dalam kehinaan. Tapi kalau kita berbisnis untuk Islam dan kaum muslimin, InsyaAllah jadi kemuliaan,” tambahnya.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)