Langit7, Jakarta - Pemerintah bersama stakeholders terkait berencana membentuk agenda #TorajaPariwisataBangkit guna memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Toraja, Sulawesi Selatan.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, rencana tersebut dilakukan dengan mengedepankan tiga pilar utama, yakni adaptasi, inovasi, dan kolaborasi.
“Mari terus berkarya, berkontribusi dan berprestasi dengan semangat 3G yaitu ‘gercep’ gerak cepat, ‘geber’ gerak bersama, dan ‘gaspol’ garap semua potensi agar membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” kata Sandiaga di puncak acara Toraja and Beyond Tourism Week, Jakarta, Minggu (3/10).
Baca juga: La Ranch Glamping, Tawarkan Wisata Ala Indian dengan Fasilitas HotelSeperti diketahui,
Toraja and Beyond Tourism Week yang berlangsung sejak 30 September lalu merupakan hasil kerja sama antara Kemenparekraf, Pemprov DKI Jakarta, MRT Jakarta, Pemerintah Daerah Sulawesi Selatan, serta Toraja Tourism Board. Program ini dilakukan untuk mempromosikan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif Sulawesi Selatan, khususnya Toraja.
Toraja merupakan salah satu ikon pariwisata Indonesia. Dengan kekayaan alam, budaya serta produk ekonomi kreatifnya, menjadikan Toraja menjadi destinasi favorit wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara.
Namun, pandemi COVID-19 berdampak cukup besar bagi pariwisata dan ekonomi kreatif di Toraja. Sehingga menyebabkan kian melesunya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di sana, bahkan seluruh tanah air.
“Toraja memiliki produk ekonomi kreatif berkelas dunia yaitu kopi dan juga tenun. Selain itu, juga ada seni pertunjukkan dan wisata religi. Jadi menurut saya Toraja ini sangat lengkap sebagai satu destinasi yang patut dikunjungi oleh wisatawan baik wisatawan nusantara maupun mancanegara,” katanya.
Baca juga: PPKM Diperpanjang, Pemerintah Buka Pintu Wisatawan Asing ke BaliSebagai informasi,
Toraja and Beyond Tourism Week, merupakan rangkaian menuju Pesta Kesenian Toraja yang akan diadakan pada tanggal 17 hingga 23 Oktober mendatang. Kegiatan ini menampilkan mini eksibisi yang menghadirkan UMKM khas daerah Toraja, promosi paket wisata, serta menghadirkan berbagai seni tari dan kebudayaan khas.
Para pengunjung juga berkesempatan melihat langsung proses menenun dari komunitas UMKM dalam kegiatan ini.
(zul)