LANGIT7.ID - , Jakarta - Saat ini sulit sekali rasanya jika hidup tanpa sosial media. Mau tidak mau harus hidup berdampingan dengan sosial media. Hal seperti ini membuat setiap orang akhirnya sering meng-upload segala sesuatu ke sosial media, termasuk perihal rumah tangganya.
Namun, ternyata tidak semua itu dinilai baik. Menurut ulama Syekh Muhammad Jaber, jangan terlalu sering meng-upload kemesraan rumah tangga di sosial media.
"Lebih baik jangan sering-sering upload kemesraan di sosial media, biar itu disimpan saja untuk sendiri." pesan Syekh Muhammad.
Baca juga : Ketergantungan dan Ancaman Media SosialKendati berniat baik ingin mencontohkan keromantisannya kepada orang lain agar bisa ditiru, ternyata ada bahaya yang mengintai manakala kemesraan dan keromantisan sering diumbar di sosial media.
"Ada dua hal yang bisa jadi mudarat. Pertama karena banyak di antara masyarakat yang kehidupan rumah tangganya tidak begitu indah, tidak begitu romantis. Sehingga jika melihat hal yang seperti ini dikhawatirkan justru menambah keributan di dalam rumah tangga tersebut," terang Syekh yang sekarang memimpin Yayasan Syekh Ali Jaber.
Apa yang disajikan di sosial media, dikhawatirkan jadi tuntutan untuk pasangannya agar berbuat seperti itu.
"Misalnya nanti sang istri akan menuntut suaminya untuk berbuat hal seperti yang ada di sosial media tersebut, atau sebaliknya, padahal setiap orang berbeda-beda sifatnya." ujar adik dari mendiang Ali Jaber ini.
Setiap orang hendaknya mengerti bahwa apa yang ditampilkan belum tentu sesuai dengan kehidupan realitanya.
"Jangan tertipu juga dengan sosial media, pasangan yang romantis dengan istri, itu tidak bahagia terus, bisa jadi di depan kamera saja artinya pasti di belakangnya ada masalah juga," pesannya.
Kemudian mudarat yang kedua adalah menghindari penyakit ain atau hasud.
Baca juga : Perhatikan Adab Bermedia Sosial Biar Tak Jadi Fasik"Penyakit ain bisa muncul manakala sering melihat sesuatu. contohnya perempuan yang sering melihat keromantisan satu keluarga, sampai akhirnya berencana untuk menjadi istrinya karena melihat sangat romantis, rela walaupun menjadi istri kedua atau ketiga." ungkap Syekh.
"Sebaliknya juga begitu, seorang laki-laki yang melihat keromantisan satu keluarga, bisa jadi berencana untuk menjadi suami dari perempuan yang sering dilihatnya, walaupun perempuan tersebut sudah ada suami. Itulah penyakit ain." Kata Syekh Muhammad.
Untuk menghindari niat-niat buruk tersebut lebih baik amankan keromantisan keluarga untuk tidak sering-sering upload di sosial media.
(est)