LANGIT7.ID-, Makassar -
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan komitmennya untuk memperkuat kemitraan dengan sekolah swasta, melalui kebijakan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.
Upaya mewujudkan
pendidikan berkualitas bagi semua tersebut tercermin dalam Seminar Nasional, yang digelar di Makassar, Sabtu (11/10).
Kegiatan yang dihadiri lebih dari 800 peserta, baik luring maupun daring, ini mengusung tema "Evaluasi SPMB Menuju Pendidikan Berkualitas dan Inklusif".
Hadir dalam kesempatan tersebut,
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah,
Abdul Mu'ti, Anggota Komisi X DPR RI, Muslimin Bando, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Nasional, Ki Saur Panjaitan XIII, dan Ketua BMPS Sulawesi Selatan Irman Yasin Limpo.
Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti menegaskan bahwa pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) merupakan bagian dari upaya menghadirkan sistem penerimaan peserta didik yang adil, transparan, dan berpihak pada semua kalangan.
"Setiap anak Indonesia berhak memperoleh pendidikan bermutu tanpa diskriminasi baik karena ekonomi, agama, maupun kondisi fisik. Itu amanat konstitusi," ujarnya.
Mu'ti menjelaskan bahwa kebijakan SPMB memiliki empat jalur penerimaan: domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi.
Baca juga: Klaim SPMB 2025 Lebih Baik, Mendikdasmen Minta Kerja Sama Seluruh Pihak untuk SPMB 2026Istilah domisili dipilih menggantikan zonasi untuk menghindari persepsi negatif dan memberi makna yang lebih inklusif. Ia menambahkan, mulai November 2025 pemerintah akan menguji coba
Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jalur prestasi akademik, sedangkan untuk jenjang SMP dan SD pada Maret 2026.
Sebagai mitra strategis pemerintah, sekolah swasta mendapat perhatian melalui berbagai inisiatif Kemendikdasmen, termasuk revitalisasi sarana-prasarana, redistribusi guru ASN, dan penguatan digitalisasi pembelajaran.
"Pendidikan negeri dan swasta adalah mitra strategis. Tahun ini, 23 persen anggaran revitalisasi kami berikan kepada sekolah swasta. Ini bukti bahwa semua anak bangsa berhak atas pendidikan yang bermutu," tegasnya.
Baca juga: Tak Hanya Murid, Menteri Abdul Muti Tekankan Pentingnya Penguatan Kompetensi Guru VokasiIa juga menyampaikan apresiasi kepada Sulawesi Selatan yang dinilai berhasil menjalankan SPMB dengan baik berkat kerja sama antara Dinas Pendidikan, Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP), dan BMPS.
Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI, Muslimin Bando, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam menghadirkan kebijakan yang berpihak pada semua pihak, baik negeri maupun swasta.
(lsi)