Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home global news detail berita

Penting Diketahui, Ini Empat Syarat Doa Diijabah Allah SWT

ahmad zuhdi Jum'at, 08 Oktober 2021 - 14:05 WIB
Penting Diketahui, Ini Empat Syarat Doa Diijabah Allah SWT
Ilustrasi seorang muslimah secara khusuk berdoa dan berdzikir. Foto: Langit7.id/iStock
LANGIT7.ID, Jakarta - Berdoa hukumnya adalah wajib dan Allah Swt suka kepada orang yang banyak meminta kepada-Nya. Berdoa selain ibadah, merupakan permohonan dan permintaan hamba kepada Sang Khalik.

Dalam surat Mu'min ayat 60 Allah menyampaikan, "Dan Tuhanmu berfirman: Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari ibadah kepada-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina." (QS. Mu'min (40) : 60).

Baca Juga: Hukum Percaya Zodiak Haram, Hati-Hati Dianggap Syirik

Para mufassir menerjemahkan ibadah pada ayat di atas adalah berdoa karena ada kata perintah berdoa sebelumnya. Artinya, “Sesungguhnya orang yang menyombongkan diri karena tidak berdo'a kepada-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina”.

Dalam melaksanakan kewajiban kepada Allah tersebut, seorang hamba sepatutnya harus serius, khusyu, dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan Allah Swt. Ada beberapa syarat diijabah doa, di antaranya:

1. Memohon, taat, dan beriman

Firman Allah, "Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepadaKu, agar mereka selalu berada dalam kebenaran." (OS al-Baqarah (2) : 186).

Pada ayat ini ada beberapa syarat diijabah doa, yaitu meyakini Allah dekat, memohon, melaksanakan perintah, dan beriman. Kata Abu Musa radhiyallahu anhu, kami pernah suatu saat berjalan bersama Rasulullah Saw. Ketika sampai di suatu tempat atau lembah, kami bertakbir dan bertahlil dengan suara keras. Rasulullah Saw. bersabda, “Hai manusia! Kasihanilah dirimu, karena kamu tidak berdoa kepada yang tuli dan ghaib. Sesungguhnya kamu berdoa kepada Yang Maha Mendengar dan Maha Dekat. Dia selalu bersamamu”. (HR al-Bukhari, Muslim, Abu Daud, at-Tirmidzi).

Baca Juga: Ruh Orang Meninggal Gentayangan 40 Hari? Ini Fakta dalam Islam

2. Rendah diri, rendah suara, dan penuh rasa takut

Sebagaimana firman Allah, "Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan Suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas." (QS al-a'raf (7) : 55).

Maksudnya, melampaui batas tentang yang diminta dan cara meminta. Kemudian di ayat lain, Allah menyatakan "Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai." (QS al-Araf (7) :205).

Baca Juga: 4 Cara Doa Cepat Terkabul, Perhatikan Adab dan Waktu Bermunajat

Allah ta'ala berfirman, “Aku ada pada sangkaan hamba-Ku, dan Aku bersamanya jika ia mengingat-Ku. Jika ia mengingatKu dalam hatinya, Aku mengingatnya pada Dzat-Ku. Jika ia menyebutku di kalangan orang banyak, Aku menyebutnya di kalangan orang banyak yang lebih baik daripada mereka. Jika ia mendekati-Ku sejengkal, Aku akan mendekatinya sehasta. Jika ia mendekatiku sehasta, Aku akan mendekatinya baa'an (sedepa). Jika ia mendatangiKu dengan jalan kaki, Aku akan mendatanginya dengan berlari". (HR al-Bukhari dan Muslim).

4. Sabar

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, bahwa Rasulullah Saw. bersabda, “Doa kamu akan diijabah selama ia tidak minta segera, sehingga ia berkata, Aku telah berdoa tapi belum diijabah”. (HR al-Bukhari).

Sabda Rasulullah Saw., “Tidak ada seorang pemohon pun yang berdoa kecuali Allah berikan kepadanya sesuai permohonannya, atau menjaganya dari bencana yang sebanding, selama ia tidak meminta dengan dosa dan memutuskan silaturrahim." (HR at-Tirmidzi, Ahmad dengan derajat hasan lighairih).

Baca Juga: Asal Usul Mimbar Masjid, Baru Ada Setelah Tukang Kayu Datangi Rasulullah

Selain harus mengetahui syarat-syarat diijabah doa, kita harus tahu juga saat-saat diijabah doa. Memang berdoa itu dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja, namun ada waktu yang disediakan Allah Swt saat lebih dekat kepada hamba-Nya.

Salah satunya, yaitu saat sujud dalam shalat, sebelum salam setelah tasyahud, ketika sedang shaum, saat ifthar, hari Jumat, antara adzan dan iqamah, waktu safar, wukuf di Arafah, waktu sahur, sebelum matahari terbenam, saat gerhana, bulan Ramadan, serta waktu ibadah haji.

Sumber: Buku Istifta; Tanya Jawab Hukum Islam Kontemporer karya Dewan Hisbah Persatuan Islam.

Baca Juga:

Riya Merupakan Syirik Kecil, Yuk Perbaiki Hati saat Beribadah

Shalat Jumat, Yuk Singgah untuk Berjamaah di 5 Masjid Kawasan Jakarta Ini


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)